Aztek dan Sejarah Mexico City

Aztek dan Sejarah Mexico City - AsikBelajar.Com.  Suku-suku bangsa Indian tinggal di Amerika Utara dan Amerika Selatan berabad-abad sebelum orang Eropa menemukan Amerika.  Orang Aztek adalah suku bangsa yang tinggal di daerah yang sekarang bernama Meksiko.  Mereka memiliki kerajaan besar yang luasnya 194.168 km persegi dengan penduduk 6 juta orang.

Aztek dan Sejarah Mexico City
Dalam banyak bidang, peradaban mereka cukup maju. Mereka mempunyai pemerintahan, sistem perundang-undangan, serta memiliki sekolah-sekolah. Mereka membangun kuil-kuil besar untuk memuja dewa-dewanya, seperti piramide di Mesir purba.  Orang Aztek juga mempunyai penanggalan untuk menandai berlalunya waktu.

Orang Aztek membangun kota besar yang indah lebih dari 150 tahun  sebelum orang Spanyol datang ke Meksiko.  Kota itu sekarang menjadi Mexico City.

Orang Aztek percaya bahwa dewa-dewa mereka senang bila ada perang. Oleh karena itu, mereka sering berperang melawan suku-suku Indian lainnya yang tinggal di sekitar mereka.
Penjelajah Spanyol datang ke Meksiko tahun 1519 dan dipimpin oleh Hernando Cortes.  Merekapun diperangi oleh orang Aztek, tetapi orang Aztek kalah.  Raja Aztek, Montezuma, terbunuh dalam pertempuran.  Kemudian orang Spanyol mengambil alih seluruh tanah yang dulu dikuasai orang Aztek.

Info Lain Tentang Aztek:
Kaum Aztek atau Aztec adalah orang Amerika Tengah dari sentral Meksiko yang kaya dengan warisan mitologi dan kebudayaan. Dalam bahasa Nahuatl, bahasa suku Aztek, "Aztek" berarti seseorang yang berasal dari Aztlán". Kaum Aztek juga menyebut diri mereka sebagai Mehika atau Meshika atau Mexica, asal nama Stocking "Meksiko". Penggunaan nama Aztek sebagai istilah yang merujuk kepada mereka yang mempunyai ekonomi, adat, agama, dan bahasa Mexica diawali oleh Alexander von Humboldt.

Legenda Aztek
Aztek merupakan satu dari beberapa kebudayaan, yang disebut secara umum sebagai "nahuas" mengikut bahasa mereka. Ketika kaum Aztek sampai ke lembah Anahuac, mereka dianggap oleh nahuas lain sebagai yang paling tidak berperadaban, jadi mereka memutuskan untuk belajar, dan mengambil dari kaum- kaum lain, mereka banyak belajar dari Toltec tua (yang sering dikelirukan dengan kebudayaan Teotihuacan yang lebih tua. Kaum Aztek menggabungkan beberapa tradisi dicampurkan dengan tradisi mereka sendiri. Karena itu mereka mempunyai beberapa mitos penciptaan, satu darinya menggambarkan empat era sebelum dunia sekarang, kesemuanya berakhir dengan malapetaka. Era kelima akan kekal disebabkan pengorbanan hero kepada matahari. Dongeng ini dikaitkan dengan kota tua Teotihuacan, yang telah musnah ketika kaum Aztek tiba. Mitos yang lain menggambarkan dunia sebagai ciptaan dewa kembar, Tezcatlipoca dan Quetzalcoatl. Tezcatlipoca kehilangan kakinya dalam proses ciptaan dunia dan semua gambaran dewa ini menggambarkan Tezcatlipoca tanpa kaki dan menampakkan tulang. Quetzalcoatl juga dikenali sebagai Tezcatlipoca Putih.

Menurut legenda, mereka mengembara ke Lago de Texcoco di Meksiko Tengah dari suatu tempat di utara yang dikenali sebagai Aztlán. Mereka dipandu oleh dewa mereka Huitzilopochtli. Ketika mereka tiba di sebuah pulau di tengah danau, mereka melihat burung elang memakan seekor ular ketika bertengger di atas kaktus nopal, gambaran yang sesuai dengan ramalan yang menyuruh mereka membuat pemukiman baru di situ. Kaum Aztek membuat kota mereka yang dikenal sebagai Tenochtitlan. Tempat tersebut, pada masa sekarang merupakan pusat kota Meksiko. Burung Elang legendaris itu pun juga terdapat dalam bendera Meksiko.

Sumber:
  • Anonim, 1983. Disney's Ensiklopediku Yang Pertama. PT. Widyadara, Jakarta. Buku-2 Hal. 41.
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Aztek
Tag : Ujar
2 Comments for "Aztek dan Sejarah Mexico City"

Berikan Komentar Terbaik Anda Disini [NO SPAM, SARA n PORN]. Terima Kasih

Back To Top