Dokumen BPUPKI - PPKI, Sebuah Catatan Perjalanan

Tulisan atau postingan di bawah ini adalah dari komentar seseorang yang bernama lengkap Drs Soewarno. AsikBelajar.Com merasa berkepentingan membuat postingan ini yang diambil dari komentar yang bersangkutan pada artikel: Rumusan Pancasila M.Yamin, Ir Soekarno, Soepomo, Piagam Djakarta (klik disini) guna kepentingan informasi dan pengetahuan semata. Inilah komentar tersebut, semoga bermanfaat buat kita semua...

DOKUMEN BPUPKI - PPKI adalah DOKUMEN POKOK NEGARA. Ada baiknya untuk semua pencinta tanah air dan bangsa Indonesia, kita luangkan waktu untuk melihatnya di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jalan Ampera Raya Nomor 27 Jakarta. Biar kita semua bagaimana yang sebenarnya para Founding Fathers Indonesia ini memikirkan dan memperjuangkan Indonesia tercinta kita.

Berdasar dan mengacu pada DOKUMEN OTENTIK BPUPKI - PPKI yang sudah ditemukan kembali itu, ternyata buku Naskah Persiapan Undang-Undang Dasar 1945, karya Mr Muh Yamin tersebut, banyak rekayasa dan tidak otentik lagi. Sampai Drs. Moh Hatta, waktu memimpin Sidang Panitia Lima tahun 1975, tiga kali mengatakan "Yamin itu licik", dan Prof. Dr. Abdul Gafar Pringgodigdo sebagai anggota Panitia Lima menyatakan "Yamin itu tukang sulap"

Bulan November 1987, dokumen BPUPKI - PPKI yang tersimpan di Algemeene Rijkarchief di Negeri Belanda, aselinya dikembalikan seluruhnya kepada Pemerintah Indonesia, dan sekarang disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jalan Ampera Raya No. 27 Jakarta. Dokumen ini dikenal sebagai Pringgodigdo Archief, yang dulu disimpan oleh Prof. Dr. Abdul Karim Pringggodigdo. Pemerintah Belanda masih menyimpan semua copynya.

Tahun 1990, Dokumen BPUPKI - PPKI yang semula disimpan Prof. Dr. Abdul Gafar Pringgodigdo (kakak Abdul Karim Pringgodigdo) secara tidak sengaja diketemukan di Kapustakan Puro Mangkunegaran - Surakarta. Ceritanya, Dokumen yang disimpan Prof. Dr. Abdul Gafar Pringgodigdo itu dipinjam Mr Muh Yamin, dan tidak pernah dikembalikan. Tahun 1962, Mr Muh Yamin meninggal. Putera tunggalnya, Rahadiyan Yamin, meninggal kecelakaan tahun 1970-an. GRA Retno Satuti, isteri Rahadyian mengangkut semua buku dan arsip Yamin dari Jakarta ke Surakarta. Waktu dibenahi tahun 1990, ketemulah dokumen itu. Sekarang juga tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia - Jakarta.

Dokumen Otentik BPUPKI - PPKI, pada awal Orde Baru dinyatakan HILANG, dan ditetapkan buku Naskah Persiapan Undang-Undang Dasar 1945 Yamin tersebut sebagai "sumber primer" sejarah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Berdasar dan mengacu pada buku Yamin tersebut diterbitkan buku-buku : Risalah Sidang BPUPKI - PPKI, terbitan Sekretariat Negara RI, buku Proses Perumusan Pancasila Dasar Negara, tulisan Nugroho Notosusanto, buku Sejarah Nasional Indonesia VI, tulisam Tim pimpinan Nugroho Notosusanto; yang terakhir ini ditetapkan sebagai "buku babon" penulisan Sejarah Indonesia

Sumber primer penyusunan tulisan diatas adalah buku " Naskah Persiapan UUD 1945", karya Mr Muh Yamin, Jilid I, 1959, yang kemudian Bagian II dan III - nya dikutip Saafoedin Bahar dkk dalam dalam buku Risalah Sidang BPUPKI - PPKI, dan diterbitkan Sekretarian Negara Republik Indonesia sampai cetak ulang 8 kali, dan menjadi dasar dan acuan semua buku dan tulisan sejak awal Orde Baru sampai sekarang.

Sumber: Drs Soewarno: Works at People's Representative Council
Tag : Ujar
1 Comments for "Dokumen BPUPKI - PPKI, Sebuah Catatan Perjalanan"

Terima kasih catatan singkat tentang DOKUMEN POKOK BPUPKI - PPKI mendapat perhatian dan disebar-luaskan.Saya hanya ingin, agar bangsa kita tahu adanya dokumen yang sangat penting itu, dan sekarang tersimpan di ANRI Jakarta.Sudah lebih 40 tahun disempunyikan, dan sampai sekarang pun masih dirahasiakan. Semua tulisan tentang sejarah Pancasila dan UUD masih mengacu sumberyang palsu karangan Prof. Dr. Nugroho Notosusanto.

Berikan Komentar Terbaik Anda Disini [NO SPAM, SARA n PORN]. Terima Kasih

Back To Top