Teori Belajar Menurut Thorndike

Menurut Thorndike Belajar adalah proses interaksi antara stumulus dan respon. Stimulus yaitu apa saja yang dapat merangsang terjadinya kegiatan belajar seperti pikiran, perasaan, atau hal-hal lain yang dapat di tangkap melalui alat indra. Respon yaitu reaksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar, yang juga dapat berupa pikiran, perasaan atau gerak/tindakan. Dari definisi belajar tersebut maka menurut Thorndike perubahan tingkah laku akibat dari kegiatan belajar itu dapat berwujud konkrit yaitu dapat diamati, atau tidak konkrit yang tidak dapat di amati. Meskipun aliran behavioristik sangat mengutamakan pengukuran, namun ia tidak dapat menjelaskan bagaimana cara mengukur tingkah laku-tingkah laku yang tidak dapat diamati.  Namun demikian, teorinya telah banyak memberikan pemikiran dan inspirasi kepada tokoh-tokoh lain yang datang kemudian.  Teori Thorndike ini disebut juga sebagai aliran Koneksionisme (Connectionism)

Pustaka : DR. C. Asri Budiningsih, 2004 : Belajar dan Pembelajaran, Rineka Cipta. Yogyakarta (hal 21-22)
0 Comments for "Teori Belajar Menurut Thorndike"

Berikan Komentar Terbaik Anda Disini [NO SPAM, SARA n PORN]. Terima Kasih

Back To Top