Penelitian Penelusuran, Pendekatan yang Jarang Disentuh

AsikBelajar.Com | Sebuah pendekatan penelitian yang sangat jarang dikenal apalagi digunakan adalah ‚ÄĚpenelitian penelusuran” atau dalam bahasa lnggrisnya tracer study. To trace artinya mengikuti jejak yang tidak lain adalah menelusuri. Dari arti kata menelusuri dapat diketahui bahwa kegiatan yang ada dalam penelitian ini adalah mengikuti jejak seseorang yang sudah pergi atau sesuatu yang sudah lewat waktu. Penelitian penelusuran dilakukan untuk mengikuti jejak lulusan sebuah sekolah atau kegiatan lain yang berupa proses. Bagi sebuah sekolah, penelitian penelusuran mempunyai arti melihat hasil dari apa yang sudah diupayakan di sekolah ketika lulusan sudah mempraktikkan kepandaiannya di tempat kerja. Bagi sekolah dasar atau sekolah umum, bagaimana kualitas lulusannya di lembaga pendidikan kelanjutan.

Penelitian penelusuran yang dilakukan terhadap lulusan sebuah SLTP misalnya dimaksudkan untuk mengetahui ke sekolah mana saja para lulusan melanjutkan dan bagaimana prestasi di sekolah lanjutan tersebut. Selain itu, juga ditelusuri lulusan yang terpaksa tidak dapat mendapatkan sekolah lanjutan karena kemampuannya kurang. Hasil dari penelitian penelusuran adalah informasi yang lengkap tentang tuntutan yang menjadi incaran lulusan, sekaligus tentang kelebihan atau kekurangan dari penyelenggaraan sekolah yang bersangkutan.

Penelitian penelusuran juga dapat dilakukan untuk melihatdampak suatu kegiatan penataran. Karyawan dari jenis kantor tertentu ditatar untuk ditingkatkan mutu profesionalnya atau guru mata pelajaran yang ditatar untuk ditingkatkan kemampuan mengajarnya dilihat bagaimana dampak ……..154

penataran tersebut sesudah kembali ke tempat kerja. Bukan rahasia lagi bahwa penataran guru bidang apa saja sudah ditatar di lain tempat berkali-kali dengan biaya yang mahal, ternyata setelah kembali bekerja tampak seperti tidak berubah, cara mengajar dan yang diajarkan masih seperti dulu sebelum ditatar.

Jika sebuah kegiatan penataran dipandang sebagai sebuah proses transformasi, maka petatar sebagai input, hasilnya disebut output, maka kinerja mantan penatar tersebut disebut outcomes. Bagan dari model penataran tersebut adalah sebagai berikut.
Tracer studyJika peneliti ingin mengetahui keefektifan program penataran secara keseluruhan maka semua komponen atau unsur penataran juga ikut diteliti. Sesudah itu seberapa tinggi kualitas hasil, kualitas penampilan di lapangan, dan perlu diteliti pula kaitan antara hasil penataran dengan penampilan di masyarakat. Ada kemungkinan, tidak dilaksanakannya hasil penataran memang karena hasil dimaksud sangat rendah, sehingga ada hambatan untuk mempraktikkannya. Selain kualitas hasil yang tidak tinggi, ada kemungkinan lain mengapa guru tidak mempraktikkan apa saja yang sudah diperoleh dari penataran, yaitu kurang atau tidak adanya dukungan dari atasan. Dalam hal mata pelajaran, mungkin kepala atau pengawas sekolah yang bersangkutan tidak mendorong, atau mungkin bahkan melarang guru tersebut untuk mempraktikkan perolehan dari penaran. Semua faktor yang diperkirakan sebagai kemungkinan penyebab terjadinya atau tidak terjadinya braktik perolehan penataran ini perlu diteliti. ….155

Sumber:
Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Hal.154-155.

Keyword terkait:
tracer study adalah, tracer study ulm, tracer study itb, tracer study ugm, tracer study pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *