Teori Tahap Perkembangan Piaget – AsikBelajar.Com. Jean Piaget mengembangkan teori tahap perkembangan (stage developmental theory), yang menyatakan bahwa kemampuan intelektual anak dan remaja berkembang menurut tahap-tahap: sensorimotor, praoperasioanl, operasional nyata, dan operasional formal. Pada tahap sensorimotor, berlangsung mulai lahir sampai dengan umur 2 tahun, anak peduli dengan mendapatkan kendali gerak dan belajar tentang objek-objek fisik. Selanjutnya, pada tahap praoperasional, umur 2-7 tahun, anak mulai memiliki keterampilan verbal; dalam masa ini anak mulai sudah menyebutkan nama-nama objek dan berpikir intuitif. Pada tahap operasional nyata, dari umur 7 sampai dengan 12 tahun, anak mulai memahami konsep-konsep abstrak. Akhirnya, pada tahap operasional formal, umur 12-15 tahun, anak mulai berpikir logis dan sistematis.

Piaget menurunkan teori tahap perkembangan ini dari teori epistemologi genetik (genetic epistemology), yang terdiri dari tiga proses esensial: asimilasi, akomodasi, dan keseimbangan (Pritchard & Woodall, 2010). Asimilasi (Assimilation) adalah pengumpulan dan pengklasifikasian informasi baru yang berkaitan dengan apa yang diketahui oleh seseorang dan dihubungkan dengan pengetahuan lain dengan tema tertentu. Akomodasi (Accommodation) adalah alternasi tema untuk menerima informasi baru dan kontradiksi. Sedangkan keseimbangan (equilibrium) merupakan keadaan yang tidak terdapat kontradiksi pada perkembangan mental seseorang terhadap lingkungannya. Sebenarnya, keseimbangan ini adalah perpaduan antara proses asimilasi dan akomodasi.
Tentang Seputar Teori Tahap Perkembangan Jean Piaget lainnya Klik Disini.
Sumber:
Sohandji, Ahmad. 2012. Manusia, Teknologi, Dan Pendidikan Menuju Peradaban Baru. Malang: Universitas Negeri Malang. (hal. 22-23).
Sohandji, Ahmad. 2012. Manusia, Teknologi, Dan Pendidikan Menuju Peradaban Baru. Malang: Universitas Negeri Malang. (hal. 22-23).
Leave a Reply