Tag Archives: Statistik

Menghitung & Memberikan Interpretasi Indeks Korelasi Tata Jenjang pada Urutan Kembar Tiga-Lebih

AsikBelajar.Com | Cara mencari (menghitung) dan memberikan interpretasi terhadap angka indeks korelasi tata jenjang, di mana terdapat urutan kedudukan yang kembar tiga atau lebih dari tiga. Teknik menghitung rata-rata kedudukan skor yang kembar dua seperti baru saja dikemukakan di atas tadi, dikembangkan oleh Du Bois, akan tetapi perhitungan rata-rata dari jumlah urutan yang kembar itu… Read More »

Menghitung & Memberi Interpretasi Indeks Korelasi Tata Jenjang Pada Data Urutan Kembar Dua

AsikBelajar.Com | Cara mencari (menghitung) dan memberikan interpretasi terhadap angka indeks tata jenjang, dimana terdapat urutan kedudukan yang kembar dua. Apabila dalam mencari (menghitung) angka indeks korelasi tata jenjang didapati skor yang kembar dua yang berarti pula bahwa di sini terdapat dua urutan kedudukan yang sama-maka urutan yang kembar itu harus dijumlahkan, kemudian dibagi dua.… Read More »

Menghitung & Memberi Interpretasi Indeks Korelasi Tata Jenjang Pada Data Urutan Tidak Kembar

AsikBelajar.Com | Cara mencari (menghitung) dan memberikan interpretasi terhadap angka indeks korelasi tata jenjang yang datanya tidak terdapat urutan yang kembar. Misalkan sejumlah 10 orang mahasiswa yang dikenal sebagai tokoh penting organisasi ekstrauvirsiter di sebuah perguruan tinggi ditetapkan sebagai sampel dan penelitian yang antara lain bertujuan untuk mengetahui apakah memang secara signifikan terhadap korelasi positif… Read More »

Korelasi Tata Jenjang Menurut Anas Sudijono

AsikBelajar.Com | Ada beberapa sebutan yang memiliki arti sama tentang korelasi tata jenjang seperti: dalam istilah bahasa Inggris rank difference correlation atau rank-order correlation dan Spearman Rank. Inilah uraian dari Prof. Anas Sudijono tentang korelasi tata jenjang sbb: 1. Pengertiannya Teknik Korelasi Tata Jenjang dalam dunia statistik dikenal sebagai Teknik Analisis Korelasional yang paling sederhana… Read More »

UJI PIHAK KIRI (One Tailed Test) pada Hipotesis Direksional

AsikBelajar.Com | Apabila ada rumusan hipotesis pasangan Ha dinyatakan dengan bunyi kalimat; paling tinggi, paling banyak, besar, maksimum dan sejenisnya berarti tandanya lebih kecil (<). Maka sebaliknya Ho harus dinyatakan dengan kalimat yang berbunyi: paling rendah, paling sedikit, paling kecil, minimum dan sejenisnya berarti tandanya lebih besar atau sama dengan (≥), sedangkan pengujiannya menggunakan uji… Read More »