Tag Archives: Metode Discovery Learning

Konsep Belajar dalam Metode Discovery Learning

AsikBelajar.Com | Sebagai model pembelajaran, metode discovery learning mempunyai konsep sendiri yang membedakan dengan metode lainnya. Konsep belajar metode ini merupakan serangkaian aturan atau pun prinsip dalam pembelajaran yang meliputi tujuan belajar, peran guru dan Iain sebagainya. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini beberapa konsep belajarnya. a. Tujuan Pembelajaran Discovery Learning [Penjelasan Klik Disini] b. Teori… Read More »

Tujuan Pembelajaran Discovery Learning

AsikBelajar.Com | Menurut Bell (1978), beberapa tujuan spesifik dari pembelajaran dengan penemuan, yakni sebagai berikut: 1) Dalam penemuan siswa memiIiki kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Kenyataan menunjukkan bahwa partisipasi banyak siswa dalam pembelajaran meningkat ketika penemuan digunakan. 2) Melalui pembelajaran dengan penemuan, siswa belajar menemukan pola dalam situasi konkret maupun abstrak, juga siswa… Read More »

Teori Kategorisasi dalam Metode Discovery Learning

AsikBelajar.Com | Metode discovery learning merupakan pembentukan kategori-kategori atau konsep-konsep, yang dapat memungkinkan terjadinya generalisasi. Sebagaimana teori Bruner tentang kategorisasi yang tampak dalam discovery, bahwa sebenarnya discovery adalah pembentukan kategori-kategori, atau lebih sering disebut sistem-sistem coding. Pembentukan kategori-kategori dan sistem-sistem coding dirumuskan demikian dalam artian relasi-relasi (similaritas & difference) yang terjadi di antara objek-objek dan… Read More »

Metode Discovery Learning dan Pembentukan Kode-Kode Generik

AsikBelajar.Com | Pada pembahasan sebelumnya, sedikit disinggung relasi di antara belajar discovery dan pembentukan generic codes (general/umum). Discovery mencakup pembentukan sistem-sistem coding (pengkodean) termasuk kondisi-kondisi, yang paling memungkinkan terbentuknya kode-kode generik, juga yang paling memungkinkan discovery yang menyenangkan. Bruner dalam Budiningsih (2005), mendeskripsikan 4 kondisi-kondisi yang memungkinkan pembentukan kode-kode generik, di antaranya sebagai berikut: 1)… Read More »