Ruang Lingkup Penanaman Nilai Moral kepada Anak Usia Dini - AsikBelajar.Com

Ruang Lingkup Penanaman Nilai Moral kepada Anak Usia Dini

AsikBelajar.Com | Anak usia dini pada umumnya sudah menunjukkan perkembangan kognitif yang cukup berarti, seiring dengan munculnya perkembangan bahasa pada anak usia dini, diharapkan ia mampu memahami norma-norma yang diperkenalkan oleh orang tua atau gurunya. Norma-norma tersebut dapat diperkenalkan melalui
kegiatan-kegiatan verbal yang sederhana.

Guru PAUD sudah dapat untuk mengenalkan, mengajarkan dan membentuk sikaplperilaku moral kepada anak didik.

Sikap moral yang dapat anda tanarnkan kepada anak didik anda nantinya diantaranya adalah:
a. Sikap dan cara menghadapi orang lain
b. Cara berpakaian dan penampilan
c. Cara dan kebiasaan makan
d. Cara berperilaku sesuai dengan aturan yang dituntut dalam suatu lingkungan atau situasi tertentu, dsb.

Dalam hal penanaman nilai moral kepada anak, komunikasi dan interaksi antara orang tua atau guru dengan anak sangat penting diperhatikan. Hal ini dikarenakan upaya penanaman nilai moral tidak dapat dipisahkan dari proses sosialisasi yang dilakukan orang tua atau guru kepada anak, oleh karena itu, hubungan yang hangat antara guru PAUD dengan anak didiknya harus betul-betul tercipta dengan baik.

Upaya penanaman sikap/perilaku moral kepada anak usia dini menurut metodik khusus program pembentukan perilaku di PAUD dapat dilakukan melalui: #31

a. Kegiatan rutin : Yaitu kegiatan yang dilakukan setiap hari.
b. Kegiatail spontan : Yaitu kegiatan yang dapat dilaksanakan secara spontan pada saat itu juga. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada saat guru mengetahui ada sikap perilaku anak yang tidak baik atau sebaliknya guru melihat ada anak yang menunjukkan sikaplperilaku positif.
c. Kegiatan dengan teladan : Yaitu kegiatan yang dalam pelaksanaannya dapat dilakukan dengan memberikan teladan atau contoh kepada anak, dalam ha1 ini guru berperan langsung sebagai teladan atau model/contoh bagi anak.
d. Kegiatan yang direncanakan : Yaitu kegiatan yang dalam pelaksanaannya terlebih dahulu diawali dengan adanya perencanaan atau program dari guru. Kegiatan ini harus jelas terlihat dalam Satuan Kegiatan Harian (SKH). SKH ini biasanya sudah dikaitkan dengan tema-tema tertentu yang tercantum dalam GBPKB TK. #32

Sumber:
Rakimahwati, 2012. Metodologi Pengembangan Moral, Agama, Disiplin, dan Afektif (Bahan Ajar). Padang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Hal. 31 – 32.

Related Posts

AsikBelajar.Com

Blogger biasa yang berdomisili di Banjarmasin dan berharap blog ini bermanfaat buat pelajar, mahasiswa & masyarakat umum

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022 AsikBelajar.Com - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress