Resume: Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini

By | 19/10/2020

AsikBelajar.Com | Artikel ini merupakan rangkuman tentang Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini yang membahas 2 bagian, yaitu 1) Teori Piaget tentang perkembangan kognitif, 2) Sudut Pandang Sosiokultural VIGOTSKY, dengan hasil resume sebagai berikut:

Jean Piaget mengidentifikasi 4 periode utama dalam perkembangan kognitif, yaitu periode sensori motor (lahir s/d 2 tahun), periode praoperasional (2 s/d 7 tahun), periode operasi konkret (7 s/d 11 tahun), dan periode operasi formal (11 tahun ke atas).

Periode sensori motor (Iahir s/d 2 tahun) mencakup beberapa hal berikut.
1. Perkembangan keterampilan memecahkan masalah, yang dibagi menjadi tahap-tahap: reaksi putaran pertama (1-4 bulan), reaksi putaran kedua (4-8 bulan), koordinasi skema kedua (8 -12 bulan), reaksi putaran ketiga (12 -18 bulan), dan pemecahan masalah simbolis (18 -24 bulan).
2. Perkembangan lmitasi (peniruan).
3. Perkembangan Ketetapan Benda.

Sedangkan tahap praoperasional (2-7 tahun) mencakup periode prakonseptual dan periode intuitif.

Jean Piaget melakukan penelitian terhadap anak dalam ruang tertutup yang terpisah dari lingkungannya. Beberapa penemuannya dianggap terlalu memandang rendah kemampuan anak dan hanya melihat kemampuan anak berdasarkan penampilan motoriknya saja. Banyak penelitian dilakukan yang dilakukan para ahli yang mengoreksi beberapa penemuan Piaget.

Di samping hasil penelitian Jean Piaget, hasil penelitian Lev Vygotsky juga dianggap monumental dalam perkembangan anak. Ia meneliti anak dalam lingkungan sosiokultural yang dianggapnya sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Pada aspek perkembangan kognitif anak ia mengemukakan konsep ZPD (Zona of Proximal Development), yaitu Suatu wilayah di mana anak dan orang yang lebih kompeten (orang dewasa) bekerja sama, dalam hal ini orang yang lebih kompeten membantu anak dan memberikan dorongan untuk melakukan kegiatan.

Sumber:
Aisyah, Siti. 2008. Materi Pokok Perkembangan dan Konsep dan Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *