Rangkuman Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Sampai 4 Tahun

By | 19/09/2020

AsikBelajar.Com | Ini adalah rangkuman tentang Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Sampai dengan 4 (empat) Tahun sebagai berikut:

Pertambahan tinggi dan berat secara dramatik juga disertai perkembangan organ penting, seperti otot, tulang dan pusat sistem saraf yang membedakan besarnya kemampuan fisik yang ditunjukkan anak pada setiap usia yang berbeda.

Ada tiga pola perkembangan fisik, yaitu prinsip cephalocaudal (atas ke bawah/membujur) menyatakan bahwa perkembangan akan berlangsung dari kepala ke bagian bawah tubuh dan prinsip proximodistal (dari yang dekat ke yang jauh/menyamping), yaitu perkembangan akan berlangsung dari tubuh bagian tengah ke arah tubuh bagian luar serta perkembangan motorik dari otot-otot besar ke otot-otot kecil atau dimulai dari motorik kasar ke motorik halus.

Variasi perkembangan fisik manusia berupa variasi individual, yaitu pertumbuhan dan perkembangan setiap anak berbeda antara satu anak dengan anak lainnya. Keragaman ini disebabkan oleh faktor keturunan‘ maupun faktor lingkungan. Variasi perkembangan lainnya adalah variasi kultural, yaitu pertumbuhan dan perkembangan fisik dipengaruhi oleh kultur dan subkultur.

Anak usia 3 tahun pertumbuhan badannya tidak secepat bayi dan anak usia 3 – 4 tahun namun tetap terjadi pertambahan tinggi badan dan besar kecilnya ukuran tubuh seseorang dipengaruhi oleh beberapa kondisi, diantaranya adalah pengaruh keluarga, gizi, gangguan emosional, jenis kelamin, suku bangsa, kecerdasan, status sosial ekonomi, kesehatan, fungsi endokrin dan pengaruh pralahir.

Sejak baru lahir pertumbuhan kepala sudah 70% dari ukuran kepala orang dewasa dan pada orang dewasa, ukuran tangannya 50% dari total tingginya dan ukuran kepalanya hanya 12% dari total ukuran tubuhnya.

Selain pertumbuhan dan perkembangan, terjadi pula perubahan struktur dan sistem dalam tubuh.

Aktivitas gerakan motorik didefinisikan sebagai perintah pada kemahiran pada keterampilan motorik yang memperlihatkan kemajuan dalam kemampuan untuk menggerakkan secara sengaja dan tepat dan untuk melihat urutan dan waktu perkembangan motorik menunjukkan pola yang dapat diramalkan dan perkembangan pengendalian motorik mengikuti hukum arah/pola perkembangan.

Anak-anak pada usia 3-4 tahun merupakan anak yang luar biasa aktif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli, tingkat aktivitas anak usia 3 tahun, sepanjang hayat manusia, menempati tingkat yang paling tinggi dibandingkan dengan usia kapan pun.

Keterampilan tangan dan keterampilan kaki pada anak usia dini merupakan keterampilan yang banyak diteliti dan diamati.

Anak yang sehat adalah anak yang sehat tidak hanya fisik, namun juga psikisnya. Perkembangan seorang anak dipengaruhi oleh gizi dan kesehatan. Anak yang sehat akan mengalami lonjakan perkembangan yang lebih baik jika dibandingkan dengan anak yang tidak sehat. Anak yang sehat akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang normal dan wajar. Kebutuhan fisik anak-anak meliputi kebutuhan energi untuk melakukan berbagai aktivitas dan perilaku makan yang akan mempengaruhi pemenuhan kebutuhan akan nutrisi untuk menjadi anak yang sehat dan kebutuhan tidur yang bermanfaat untuk mengembalikan seseorang pada kondisi semula.

Bahaya perkembangan fisik anak meliputi kematian, sakit dan cacat jasmani. Ketiga ha] ini sangat mempengaruhi kondisi, pertumbuhan, dan perkembangan anak baik fisik maupun psikis.

Sumber:
Aisyah, Siti. 2008. Materi Pokok Perkembangan dan Konsep dan Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional.

Keyword terkait:
perkembangan fisik motorik anak usia 4-5 tahun; perkembangan fisik motorik anak usia 0-2 tahun; perkembangan fisik dan motorik anak usia 4-6 tahun; perkembangan fisik dan motorik anak usia dini; tahapan perkembangan fisik motorik anak usia dini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *