Ragam Penelitian Ditinjau dari Pendekatan

By | 04/02/2020

AsikBelajar.Com | Apabila seorang peneliti ingin mengetahui perkembangan kemampuan berpikir anak Sekolah Dasar kelas l sampai dengan kelas VI, maka dapat dilakukan dua cara atau pendekatan, yaitu pendekatan bujur dan pendekatan silang.

Ragam penelitian

1. Pendekatan Longitudinal (Pendekatan Bujur)
Dengan pendekatan ini maka peneliti mencatat kemampuan berpikir sejak anak duduk di kelas l. Berturut-turut setiap tahun perkembangan tersebut dicatat yaitu di kelas II, III, IV, V, dan VI. Yang perlu diperhatikan di sini adalah waktu pencatatan dilakukan. Apabila peneliti melakukan pencatatan pertama pada bulan Juni, maka pencatatan-pencatatan berikutnya juga harus dilakukan pada bulan yang sama sehingga kondisinya sama. Tentu saja pendekatan ini ada kebaikannya karena subjek yang diamati sama, sehingga faktor-faktor intern individu tidak berpengaruh terhadap hasil. Kelemahannya, waktu penelitian sangat lama dan dikhawatirkan dalam jangka waktu yang lama ini telah banyak perubahan kondisi karena perkembangan zaman.

2. Pendekatan Cross-Sectional (Pendekatan Silang)
Berbeda dengan pendekatan bujur, pendekatan silang tidak menggunakan subjek yang sama. Dalam waktu yang bersamaan, peneliti mengadakan pencatatan tentang perkembangan berpikir anak-anak sekolah dasar secara serentak, yaitu kelas I, II, III, IV, V, dan VI. Jelas, satu hal yang …15

menguntungkan adalah bahwa datanya dengan cepat dapat terkumpul. Padahal data tersebut tidak dikotori oleh pengaruh perubahan waktu karena waktunya bersamaan. Akan tetapi subjek yang berbeda-beda perlu juga mendapatkan perhatian dan pertimbangan karena perkembangan seseorang atau kelompok satu tahun yang akan datang, mungkin ada perbedaan, atau bahkan sangat berlawanan keadaannya dengan perkembangan kelompok yang satu tahun lebih tua.

Jika kita hubungkan dengan pengambilan data secara kontinu, maka pendekatan cross-sectional (silang) merupakan kompromi antara one-shot method (menembak satu kali terhadap satu kasus), dan longitudinal method (menembak beberapa kali terhadap kasus yang sama) (Inderson, et al, 1975:229). …16

Sumber:
Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Hal.15-16.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *