Prinsip Perkembangan Manusia Versi Sofyan

By | January 22, 2023

AsikBelajar.Com | Objek psikologi perkembangan adalah perkembangan manusia sebagai pribadi, perkembangan manusia dipengaruhi oleh perkembangan masyarakatnya. Pada saat proses perkembangan terjadi dapat kita pedomani prinsip-prinsip perkembangan dari berbagai ahli sebagai berikut: Prinsip perkembangan menurut Myers dalam Soegeng Santoso (2000:23) sebagai berikut:

1) Perkembangan bersifat multidimensional meliputi perkembangan dimensi fisik, dimensi kognitif, dan dimensi sosial.
2) Perkembangan bersifat integral maksudnya menyeluruh, antar dimensi yang saling terkait.
3) Perkembangan yang berlangsung secara berkesinambungan dimulai sejak masa pranatalsampai akhir hayat.
4) Perkembangan muncul sebagai akibat interaksi. Perkembangan terjadi jika sesorang menaggapi terhadap belajardari atau mencari afeksi dari lingkungan biofisik maupun sosialnya.
5) Perkembangan yang terpola. Semua anak berkembang mengikuti tahapan atau garis besar perkembangan #12

manusia. Namun laju dan kualitas perkembangan itu sendiri berbeda setiap orang.

Menurut Locke dalam Crain, Individu memiliki temperamen yang berbeda-beda, namun secara keseluruhan, lingkunganlah yang membentuk jiwa. Jadi yang penting di sini adalah pembelajaran selama masa bayi. Pada saat ini jiwa berada di dalam kondisi yang paling lunak sehingga kita bisa membentuknya seperti yang kita inginkan. Dan sekali kita melakukannya, sifat dasarnya sudah ditetapkan untuk seumur hidup.

Lebih lanjut Locke mengemukakan prinsip perkembangan sebagai berikut:
1. . . . Sebagian besar pikiran dan perasaan kita berkembang lewat proses asosiasi. Dua gagasan pasti selalu muncul bersama-sama secara teratur, sehingga kita tidak dapat memikirkan yang satu tanpa serentak memikirkan yang lain.
2. Kebanyakan tingkah laku kita berkembang lewat proses repetisi Saat kita melakukan sesuatu berkali-kali, menyikat gigi contohnya, maka praktek ini akan menjadi kebiasaan alamiah, dan kita aakan langsung merasai tidak nyaman jika suatu saat tidak melakukannya.
3. Kita juga belajar lewat proses imitasi. Kita juga cenderung melakukan apa yang kita lihat dilakukan orang lain, sehingga model yang ada mempengaruhi karakter kita.
4. Kita belajar lewat proses reward and punishment (penghargaan dan penghukuman) Kita akan selalu berusaha terlibat dengan tingkah laku yang memunculkan pujian, kekaguman dan bentuk-bentuk #13

penghargaan lainnya, sebaliknya, lita akan mundur dari tindakan-tindakan yang menghasilkan kosekwensi – konsekwensi tidak menyenangkan.

Sementara menurut Baltes, perkembangan manusia memiliki karakteristik sebagai berikut:
• Perkembangan manusia berlangsung sepanjang hidup
• Perkembangan manusia bersifat multi dimensi
• Perkembangan manusia bersifat multiarah
• Perkembangan manusia bersifat plastis
• Ilmu perkembangan bersifat multi disiplin
• Perkembangan manusia bersifat kontekstual. #14

Sumber:
Sofyan, H. 2018. Perkembangan Anak Usia Dini Dan Cara Praktis Peningkatannya. Jakarta: CV. INFOMEDIKA. Hal. 12-14.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *