Perkembangan Bahasa pada Bayi (usia 4-7 bulan)

By | 02/11/2020

AsikBelajar.Com | Perkembangan bahasa pada anak, dapat Anda pelajari dalam tulisan American Academy of Pediatrics (copyright 2000) yaitu sebagai berikut.

Bayi mempelajari bahasa dalam beberapa tahap. Dari lahir dia mulai menerima informasi tentang bahasa dengan cara mendengarkan orang dewasa berbicara dan memperhatikan bagaimana orang dewasa berkomunikasi satu sama lain. Pada saat itu, kecepatan dan tingkat kekerasan suara orang dewasa merupakan hal yang menarik bagi bayi. Ketika orang dewasa berbicara kepadanya secara langsung dengan nada yang pelan, bayi akan berhenti menangis karena ia merasa bahwa orang dewasa tersebut ingin membuatnya nyaman. Kebalikannya, jika orang dewasa berbicara dengan nada marah, maka bayi mungkin akan menangis, karena suara tersebut memberitahunya bahwa ada sesuatu yang salah. Pada usia 4 bulan, bayi akan mulai mengenali suara seseorang, bukan hanya karena cara orang tersebut berbicara, tetapi karena kekhasan suaranya. Bayi akan mendengarkan vokal dan konsonan, dan mulai menyadari bagaimana cara keduanya dikombinasikan ke dalam suku kata, kata, dan kalimat. #6.4

Selain menerima suara, bayi juga telah bersuara sejak awal. Pertama kali dalam bentuk tangisan dan kemudian mendekut (cooing). Pada usia ini, bayi mulai meraban (bubbling) yaitu menggunakan beberapa macam irama. Meskipun suara bayi seperti tidak bermakna, namun apabila kita perhatikan dari dekat, kita akan mendengar ia menaikkan dan menurunkan suaranya, seperti sedang membuat pernyataan atau mengajukan pertanyaan. #6.5

Sumber:
Aisyah, Siti. 2008. Materi Pokok Perkembangan dan Konsep dan Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional. Hal.6.4-6.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *