Pengertian DAP (Developmentally Appropriate Practice) - AsikBelajar.Com

Pengertian DAP (Developmentally Appropriate Practice)

AsikBelajar.Com | Konsep DAP atau pendidikan yang sesuai dengan perkembangan anak berpijak pada tiga dimensi utama, yaitu sebagai berikut (Bredekamp, 1987).

1. Sesuai dengan Usia
Penelitian tentang perkembangan anak menunjukkan adanya urutan tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat umum dan dapat diramalkan. Oleh karena itu, pendidik perlu mengetahui tiap tahapan perkembangan anak ini agar dapat memberikan kegiatan, materi dan pengalaman belajar yang menarik, aman dan mendidik bagi anak.
2. Sesuai dengan Individu Anak yang Unik
Tiap anak memiliki keunikan tersendiri, baik dalam pola kepribadian, bakat, minat, pengalaman, gaya belajar atau latar belakang keluarga. Oleh karena itu, pendidik perlu memperhatikan keunikan tiap anak tersebut saat berinteraksi dengan mereka.
3. Sesuai menurut Lingkungan Sosial Budaya
Latar belakang sosial budaya anak yang beragam perlu diperhatikan oleh pendidikan karena anak perlu disiapkan menjadi individu yang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kehidupan sosialnya. #3.4
Berdasar tiga dimensi utama DAP tersebut, kita ketahui bahwa dasar argumen yang melatarbelakangi munculnya konsep DAP bahwa tiap tahap pendidikan anak memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda-beda, demikian pula hasil pendidikan yang diharapkan dari tiap tahap tersebut. Oleh karena itu, pendidik perlu mengakomodasi perbedaan tiap tahap perkembangan anak ini dan memberikan pengasuhan/pendidikan yang khusus dirancang sesuai kebutuhan tiap tahap perkembangan anak (Arthur, et.al, 1996). Jadi, DAP tergantung pada status perkembangan anak dan sangat memperhatikan kekuatan, minat day) kebutuhan tiap anak, serta mengembangkan pengalaman yang bermakna, relevan dan bertanggung jawab sesuai konteks sosial budaya di mana anak berada (http://www.tr.wou.edu/train/cchAP.htm).

Sementara itu, menurut Kostelnik, Soderman, dan Whiren (1993, dalam Arthur et. Al, I996), DAP terdiri dari tiga prinsip utama, yaitu sebagai berikut.
1. Memperhitungkan bagaimana anak belajar dan berkembang, dan menggunakan pengetahuan tentang proses belajar dan perkembangan #3.5
anak tersebut sebagai dasar untuk menentukan materi kurikulum dan strategi pengembangannya.
2. Mempertimbangkan keunikan dari tiap anak dan memperlakukan tiap anak sebagai individu yang memiliki ciri khas dan perbedaan.
3. Menunjukkan kepedulian yang tinggi pada perbedaan kapasitas belajar setiap anak. #3.6

Sumber:
Aisyah, Siti. 2008. Materi Pokok Perkembangan dan Konsep dan Pengembangnn Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional. Hal. 3.4-3.6.

Keyword terkait:
pendidikan paud di indonesia, pendidikan paud pdf, pendidikan paud di era new normal, pendidikan paud di masa pandemi covid 19, pendidikan anak usia dini berbasis keluarga

Related Posts

AsikBelajar.Com

Blogger biasa yang berdomisili di Banjarmasin dan berharap blog ini bermanfaat buat pelajar, mahasiswa & masyarakat umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 AsikBelajar.Com - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress