Pengertian Agama menurut Rakimahwati - AsikBelajar.Com

Pengertian Agama menurut Rakimahwati

AsikBelajar.Com | Agama berasal dari bahasa sanskerta “gam” artinya pergi. Dan mendapat akhiran a dan awalan a menjadi jalan. Dengan berbagai pengertian dari beberapa negara dapat disimpulkan bahwa agama adalah cara-cara berjalan atau cara untuk sampai kepada keridhoan Tuhan. Dengan demikian agama dirumuskan sebagai satu jalan yang harus diikuti agar orang sampai ke satu tujuan yang suci dan mulia. Jadi pengertian agama adalah:
1. Jalan yang harus diikuti supaya orang sampai ke tujuan
2. Cara berjalan agar sampai kesatu tujuan yang diridhoi
3. Sesuatu yang tidak kacau (suatu tuntutan yang tidak membuat kacau manusia/suatu yang menerbitkan manusia).

Dalam masyarakat Indonesia seIain dari kata agama dikenal juga kata din (addin) dari bahasa Arab dan relegi dari bahasa Eropa. Din dalam bahasa Semit berarti undang-undang atau hukum. Dalam bahasa arab kata ini mengandung arti menguasai, menundukkan, patuh, hutang, balasan, kebiasaan. Agama memang membawa peraturan-peraturan yang merupakan hukum, yang harus dipatuhi
orang. Agama selanjutnya memang menguasai diri seseorang dan membuat dia tunduk dan patuh kepada Tuhan dengan menjalankan ajaran agama.

Sedangkan relegi berasal dari bahasa latin. Menurut satu pendapat asalnya adalah relegere yang mengandung arti mengumpulkan, membaca. Agama merupakan kumpulan cara-cara mengabdi kepada Tuhan. Ini terkumpul dalam kitab suci yang harus dibaca. Tetapi menurut pendapat lain kata itu berasal dari religare yang berarti mengikat. Ajaran-ajaran agama memang mempunyai sifat
mengikat bagi manusia. Dalam agama selanjutnya terdapat pula ikatan antara roh manusia dengan Tuhan.

Pengertian agama juga dapat diihat dari pembaharuan tentang kerajaan Usmani. Dalam pembaharuan di kerajaan Usmani terdapat tiga golongan pembaharuan. Pertama golongan barat yang ingin mengambil peradaban barat #8

sebagai dasar pembaharuan. Bagi golongan kedua, golongan Islam, dasar itu seharusrnya adalah Islam Golongan ketiga, golongan nasionalis Turki. Pada mulanya kriteria agamalah yang dipakai untuk rnemperbedakan antara rakyat yang beraneka ragam kebangsaannya itu. Rakyat dikelompokkan menurut agamanya masing-masing dan istilah yang dipakai untuk mengelompokkan itu ialah “Millet”. Millet berasal dari kata arab “Millah” yang mengandung arti keyakinan dan agama.

Menurut arti istilah terrninologi agama mengandung 3 unsur pokok (Endang Saihddin)
1. Suatu sistem credo (tata keimanan atau tata keyakinan atas sesuatu yang mutlak di luar diri manusia)
2. Suatu sistem ritus (tata peribadatan) manusia kepada yang dianggapnya mutlak itu.
3. Suatu sistem norma (tata kaedah) yang mengatur hubungan manusia dengan alam lainnya sesuai dengan tata kehidupan dan tata peribadatan.

Pengertian agama

Sumber:
Rakimahwati, 2012. Metodologi Pengembangan Moral, Agama, Disiplin, dan Afektif (Bahan Ajar). Padang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Hal. 8 – 9.

Related Posts

AsikBelajar.Com

Blogger biasa yang berdomisili di Banjarmasin dan berharap blog ini bermanfaat buat pelajar, mahasiswa & masyarakat umum

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022 AsikBelajar.Com - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress