Beberapa Bentuk Pendidikan Dan Layanan Yang Dapat Dilakukan Untuk Pengembangan Moral Dan Spiritual Anak

By | 10/02/2021

AsikBelajar.Com | Untuk memudahkan dalam memahami cara mengembangkan moral anak usia dini maka sebelumnya Anda perlu mengetahui lebih dahulu tentang bentuk layanan yang dapat digunakan untuk pengembangan moral anak. Menurut Rahman (2002) bentuk-bentuk pendidikan dan layanan yang dapat dilakukan untuk pengembangan moral anak, antara lain:

1. pemberian kesempatan kepada anak-anak untuk berinteraksi sosial dan belajar hal-hal yang diharapkan oleh anggota kelompok dan masyarakat;

2. pemberian kesempatan kepada anak untuk melakukan hal yang benar dan yang salah, untuk kemudian dijelaskan mengapa ini benar dan mengapa itu salah;

3. pengembangan keinginan anak untuk melakukan hal-hal yang benar; #8.45

4, pengembangan ‘hati nurani’ sebagai kendali internal bagi perilaku individu dan pembiasaan untuk menumbuhkan rasa malu dan rasa bersalah bila melanggar norma dan aturan yang berlaku.

Sedangkan bentuk pendidikan yang dapat dilakukan oleh seorang pendidik anak usia untuk mengembangkan kemampuan spiritual anak usia dini, antara lain:

1. memberikan pengalaman spiritual sebanyak-banyaknya kepada anak guna mengembangkan kecerdasan spiritual;

2. menciptakan lingkungan yang positif dan kondusif bagi pengembangan spiritual anak;

3. membimbing dan melatih anak untuk mengembangkan kecerdasan spiritual;

4. mengenalkan anak pada agama, Tuhan dan nilai-nilai spiritual lain secara bahasa dan sikap;

5. mengantisipasi dan menghindarkan hal-hal yang dapat merugikan pengembangan spiritual anak;

6. membimbing anak untuk dapat mencapai kematangan keagamaan.

Pengaruh pendidikan bagi perkembangan moral anak, antara lain (Rahman, 2002):

1. anak memiliki kesempatan luas untuk berinteraksi sosial dan belajar berbagai hal yang diharapkan oleh kelompok masyarakat;

2. anak mampu memahami hal-hal yang benar dan yang salah berdasarkan pengalaman yang dialami dan penjelasan yang diterima;

3. tumbuh keinginan dari dalam diri anak untuk melakukan hal-hal yang baik dan benar;

4. anak memiliki rasa malu dan bersalah bila melakukan hal-hal yang melanggar norma dan aturan yang berlaku;

5. anak memiliki hati nurani sebagai kendali internal bagi perilaku anak sehari-hari.

Pengaruh pendidikan bagi perkembangan spiritual anak antara lain adalah: .

1. anak memiliki pengalaman spiritual yang memadai sebagai landasan bagi pengembangan spiritual anak;

2. anak mengenal dan memahami nilai-nilai spiritual secara lebih baik;

3. anak memiliki kematangan spiritual pada saat yang tepat. #8.46.

Sumber:
Aisyah, Siti. 2008. Materi Pokok Perkembangan dan Konsep dan Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional. Hal. 8.45 – 8.46.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *