Pelaksanaan pengajaran dengan metode pemberian tugas - AsikBelajar.Com

Pelaksanaan pengajaran dengan metode pemberian tugas

AsikBelajar.Com | Ada tiga tahapan kegiatan pelaksanaan pengajaran dengan metode pemberian tugas, yaitu: a) Kegiatan pra pengembanga; b) Kegiatan pengembangan; dan c) Kegiatan penutup. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada penjelasan secara lengkap di bawah ini:

a. Kegiatan pra pengembangan
Pada tahap ini sangat mempengaruhi guru dalam kelancaran pelaksanaan pemberian tugas, oleh karena itu, persiapan guru harus dilaksanakan secara cermat, agar tujuan dan tema yang ditetapkan dapat dilaksanakan dalam pemberian tugas secara memuaskan. Adapun kegiatan pada tahap ini meliputi kegiatan membuat gambar butir tugas untuk menentukan adanya hubungan besaran hal yang satu dengan yang lain sebanyak lima butir, selanjutnya kegiatan menggandakan butir tugas yang disusun sebanyak anak yang mengikuti kegiatan belajar dengan mengerjakan tugas dan terakhir ialah kegiatan menyiapkan pikiran dan perasaan anak untuk mengerjakan tugas.

b. Kegiatan pengembangan
Dalam memulai kegiatan memberi tugas kepada anak sebagai pemanasan guru mengemukakan kepada anak bahwa guru akan mem- bagikan pada masing-masing sebuah buku yang berisi gambar yang bagus, oleh karena itu guru mengharapkan anak tidak berebut, tiap- tiap anak memperoleh bagiannya. Kalau semua anak sudah memperoleh #108

bagiannya masing-masing, guru mengkomunikasikan tujuan kegiatan pemberian tugas itu yakni meningkatkan penguasaan keterampilan membilang, diteruskan dengna kegiatan pemberiantugas yang dimulai dengan percakapan guru dan anak, demikian seterusnya agar dengan bimbingan guru anak dapat menyelesaikan tugasnya dengan tuntas.

c. Kegiatan penutup
Setelah kegiatan pemberian tugas dilaksanakan sesuai dengan tujuan, maka guru dapat menutup kegiatan ini dengan strategi untuk menarik perhatian dan membangkitkan minat anak serta menantang pengembangan kreativitas anak untuk mengenal hubungan dua hal tidak hanya dalam kaitan mengembangkan keterampilan membilang, melainkan juga mengenal hubungannya dalam kaitan bentuk, warna, ukuran yang, yang mengerjakan, yang menggunakan dan sebagainya. Pada akhir pengajaran dengan meng- gunakan metode pemberian tugas tersebut guru menutup kegitan itu dengan menunjukkan kaitannya dengan materi pelajar yang akan datang, yakni bila anak memiliki keterampilan membilang dengan baik akan membandingkan apakah sesuatu itu banyaknya lebih kecil atau lebih besar dengan sesuatu yang lain. (Moeslichatoen, 2004: 109-201) #109

Sumber:
Khadijah, 2016. Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing. Hal. 108 – 109.

Related Posts

AsikBelajar.Com

Blogger biasa yang berdomisili di Banjarmasin dan berharap blog ini bermanfaat buat pelajar, mahasiswa & masyarakat umum

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022 AsikBelajar.Com - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress