Pawang Hujan Mandalika, Hiburan Selingan Moto GP - AsikBelajar.Com

Pawang Hujan Mandalika, Hiburan Selingan Moto GP

Mba Rara panggilannya, memiliki nama asli Rara Istiani Wulandari adalah pawang hujan di sirkuit mandalika pada saat pagelaran Moto GP hari minggu lalu, semua mata tertuju kepada dirinya saat melakukan aksi untuk menghentikan hujan yang sedang mengguyur deras menyebabkan ditunda nya pelaksanaan Moto GP.

Aksi mba Rara tidak hanya meramaikan para penonoton di Mandalika namun juga membuat para raiders Moto GP terheran heran dan tertawa, medsos Indonesia dan dunia juga ramai memberitakan aksinya , ada yang berkomentar positip, ada yang negatip dan juga ada yang netral atau datar datar saja melihat aksi mba Rara itu.

Coba bayangkan disaat sirkuit Mandalika hujan deras dan lomba balap dihentikan sementara sampai hujan berhenti, para penonton kehujanan dan kedinginan sambil berharap hujan segera berhenti, demikian juga para Raider dan Crew di dalam paddock hanya terdiam dengan harap harap cemas agar hujan segera berhenti tiba – tiba mba Rara masuk ke dalam sirkuit sambil melakukan aksi membawa cawan dan kembang dan mulutnya dengan lantang mengeluarkan semacam rapal atau do’a atau apapun itu memohon kepada yang maha kuasa agar hujan segera berhenti, aksi itu merupakan hiburan tersendiri ditengah hujan lebat yang mengguyur pada saat itu.

Jika saja tidak ada mba Rara sang pawang hujan melakukan aksi, pasti seluruh penonton akan bete kedinginan dan tidak ada trending topic dunia sampai beberapa hari karena aksi itu, aksi mba Rara membuat seluruh dunia sampai tersedot perhatiannya ke Mandalika dan Indonesia artinya sirkuit Mandalika semakin terkenal demikian pula Indonesia , tentu saja Moto GP adalah balap motor paling keren di dunia tapi tidak otomatis semua orang didunia akan memperhatikan Moto GP karena banyak juga yang tidak suka dengan balap motor , namun dengan adanya mba Rara dengan aksinya itu membuat semua orang yang tadinya tidak suka Moto GP atau tidak memperhatikan olah raga balap motor jadi ikut tertarik dan ingin tau tentang kejadian itu di mandalika.

Indonesia dan Mandalika beserta mba Rara jadi mendunia dan semua pengguna medsos sibuk berkomentar, cobalah kita semua melihat sesuatu tidak harus melulu dari Halal dan Haram seolah kita ini adalah perwakilan Tuhan di muka bumi yang dapat memberikan stempel kepada orang lain, semua yang ada di bumi beserta isinya adalah makhluk ciptaan Nya termasuk angin, awan dan hujan terjadi karena kehendak Nya, tidak ada satupun makhluk yang bisa mengatur makhluk lain, seperti mba Rara tentu tidak bisa mengatur agar hujan berhenti, yang di lakukan mba Rara adalah memohon agar hujan bisa berhenti dengan cara dia, sedangkan di kabulkan atau tidak adalah Hak Prerogatif Mutlak Yang maha Kuasa tidak perduli siapa orangnya, bagaimana caranya, bentuk pakaian nya, apapun yang terjadi sudah tersetting oleh Yang Maha Kuasa, bisa saja kejadian mba Rara merupakan cara Tuhan untuk semakin memperkenalkan Indonesia dan Mandalika keseluruh pelosok dunia.

Bagi saya pribadi komentar apapun yang ada di medsos terkait dengan aksi pawang hujan di Mandalika merupakan warna warni cara pandang manusia terhadap suatu hal dan itu menjadi suatu kelucuan dan keseruan tersendiri seperti lucu dan serunya aksi Rara Sang Pawang Hujan Mandalika.

Sebenarnya aksi pawang hujan bukan suatu hal yang aneh di Indonesia, hal itu sudah menjadi bagian dari berbagai kegiatan di masyarakat dengan tujuan agar acara dapat berlangsung dengan lancar, seringkali aktivitas pawang hujan tidak nampak oleh masyarakat dan hanya bisa dirasakan bahwa acara nya lancar tidak ada hujan meskipun sebelum acara sudah mendung dan gelap seperti akan segera hujan.

Mungkin karena itulah begitu melihat aksi pawang hujan di Mandalika jadi banyak yang kaget dan tidak menyangka aksi nya seperti itu, ditambah lagi semua media langsung menyorot gaya mba Rara dan suara nya yang nyaring semakin heboh lah dunia medsos, apalagi setelah aksi itu tidak berapa lama hujan pun berhenti semakin tambah menjadi perhatian masyarakat penonton dan media.

Tidak ada yang memalukan atau dipermalukan dengan kejadian pawang hujan di Mandalika, seharusnya kita malu dengan massive nya aksi korupsi di kalangan pejabat di Indonesia, seharusnya kita malu dengan system Pendidikan Indonesia peringkatnya masih di bawah Thailand, Malaysia dan Singapura, seharusnya kita malu dengan kebiasaan impor berbagai kebutuhan pokok, seharusnya kita malu dengan berkuasanya para mafia terhadap berbagai barang dan produk yang beredar di Indonesia, seharusnya kita malu dengan aksi para crazy rich abal abal yang bisanya Cuma pamer barang mewah, dan masih banyak malu maluin yang lain lebih substantif untuk diatasi dan diberantas.

Mari kita bersama – sama belajar untuk saling menghargai dan saling menghormati kearifan local yang ada di seluruh daerah di Indonesia karena sejatinya kita adalah manusia Indonesia.

Balikpapan, 23/03/2022
Penulis : Nifli fajran

Related Posts

AsikBelajar.Com

Blogger biasa yang berdomisili di Banjarmasin dan berharap blog ini bermanfaat buat pelajar, mahasiswa & masyarakat umum

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022 AsikBelajar.Com - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress