Model Pembelajaran Active Learning : Penjelasan Lengkap Lainnya

AsikBelajar.Com | Active learning (belajar aktif) merupakan suatu pendekatan dalam pengelolaan sistem pembelajaran melalui cara-cara belajar yang aktif menuju belajar yang mandiri. Kemampuan belajar mandiri ini merupakan tujuan akhir dari pembelajaran aktif. Kegiatan pembelajaran mesti dirancang dengan baik agar bermakna bagi peserta didik. Belajar yang bermakna terjadi bila peserta didik mampu memutuskan apa yang akan dipelajari dan bagaimana cara mempelajarinya (Pannen, 2001).

Active Learning

Istilah active learning menurut Panen mengacu kepada teknik instruksional interaktif yang mengharuskan siswa melakukan pemikiran tingkat tinggi seperti analisis, sintesis, dan evaluasi. Siswa dalam melakukan pembelajaran aktif dapat menggunakan sumber daya di luar pengajar seperti perpustakaan, sites/web, wawancara, atau fokus group, untuk memperoleh informasi. Mereka dapat menunjukkan kemampuannya menganalisis, sintesis, dan mengevaluasi melalui proyek, presentasi, eksperimen, simulasi, internships, praktikum, proyek studi independen, pengajaran kepada sejawat, permainan peran, atau dokumen tertulis.

Siswa yang terlibat dalam pembelajaran aktif sering kali mengorganisasikan pekerjaannya, informasi riset, diskusi dan menjelaskan gagasan mengamati demo atau fenomena, menyelesaikan masalah dan memformulasikan pertanyaan …136

yang dimilikinya. Pembelajaran aktif sering kali dikombinasikan dengan pembelajaran kerja sama atau kolaborasi di mana siswa bekerja secara interaktif dalam tim yang memajukan ketergantungan dan pertanggungjawaban individual untuk mencapai tujuan bersama.

Belajar aktif merupakan strategi belajar yang diartikan sebagai proses belajar mengajar yang menggunakan berbagai metode yang menitikberatkan kepada keaktifan siswa dan melibatkan berbagai potensi siswa, baik yang bersifat fisik, mental, emosional maupun intelektual untuk mencapai tujuan pendidikan yang berhubungan dengan wawasan kognitif, afektif, dan psikomotorik secara optimal.

Banyak pengamat pendidikan yang memberikan pengertian yang berbeda-beda terhadap active learning (belajar aktif) ini. Silberman (1996) menyatakan bahwa active learning strategy adalah sebuah kesatuan sumber kumpulan strategi-strategi pembelajaran yang komprehensif yang meliputi berbagai cara untuk membuat peserta didik menjadi aktif.

Sedangkan menurut Sukandi (2003), strategi belajar aktif adalah cara pandang yang menganggap belajar sebagai kegiatan membangun makna atau pengertian terhadap pengalaman dan informasi yang dilakukan oleh si pembelajar, bukan oleh si pengajar serta menganggap mengajar sebagai kegiatan menciptakan suasana yang mengembangkan inisiatif dan tanggung jawab si pembelajar, sehingga …137

berkeinginan terus untuk belajar selama hidupnya, dan tidak tergantung kepada guru atau orang Iain bila mereka mempelajari hal-hal baru.

Memang, pendekatan belajar aktif (active learning strategy) merupakan konsep yang sukar didefinisikan secara tegas. Sebab, semua cara belajar itu mengandung unsur keaktifan dari peserta didik, meskipun kadar keaktifannya itu berbeda. Keaktifan dapat muncul dalam berbagai bentuk sebagaimana yang telah dikemukakan di atas. Akan tetapi, kesemuanya itu harus dikembalikan kepada satu karakteristik keaktifan dalam rangka pendekatan belajar aktif (active learning strategy), yaitu keterlibatan fisik, mental, intelektual, maupun emosional dalam kegiatan belajar mengajar, perbuatan serta pengalaman Iangsung terhadap baliknya (feed back) dalam pembentukan keterampilan dan penghayatan serta internalisasi nilai-nilai agama dalam sikap.

Dari penjelasan ini, dapat diambil satu kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan pendekatan belajar aktif adalah suatu cara atau strategi belajar mengajar yang menuntut keaktifan dan partisipasi peserta didik seoptimal mungkin sehingga peserta didik mampu mengubah tingkah lakunya secara efektif dan efisien dalam kehidupan mereka sehari-hari.

  1. 8 Prinsip Pendekatan Belajar Aktif (Active Learning) [Klik Disini]
  2. 4 Komponen dan Pendukung Belajar Aktif [Klik Disini]
  3. 10 Kelebihan Model Pembelajaran Active Learning [Klik Disini]
  4. 5 Kelemahan Model Pembelajaran Active Learning [Klik Disini]

Sumber:
Cahyo, Agus N. 2013. Panduan Aplikasi Teori-Teori Belajar Mengajar Teraktual dan Terpopuler. Diva Press: Yogyakarta. Hal.138-143.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *