5 Kerugian dan 6 Keuntungan menjadi Wirausahawan

AsikBelajar.Com – Apa yang kita ambil menjadi sebuah keputusan dalam hidup ini selalu mengandung 2 [dua] konsekuensi logis, yaitu ada keuntungan dan ada kerugian.  Artikel yang dimuat ini diresume dari buku Kewirausahaan karangan R.W. Suparyanto, SE, MM. Adapun Kerugian dan Keuntungan menjadi Wirausahawan yang dimaksud adalah…

A. KERUGIAN MENJADI WIRAUSAHAWAN

1. Jam Kerja Panjang dan Tidak Pasti
Pada saat sebagian orang telah tidur lelap di malam hari, seorang wirausahawan kadang masih bekerja, hal ini dilakukan agar keesokan harinya dapat berbisnis dengan mitranya atau melayani para pelanggan dengan baik. Selain itu tidak jarang menggunakan jam makan siang diisi dengan membicarakan bisnis dengan mitra atau mengantarkan pesanan ke tempat pelanggannya.

2. Pendapatan Tidak Stabil
Pendapatan seorang wirausahawan tergantung dari waktu dan kondisi, seperti pedagang pakaian jadi akan menghasilkan lebih banyak pada hari biasa dibanding hari menjelang lebaran.

3. Menanggung Resiko
Wirausahawan yang merangkap pemilik dan sebagai direktur bila dalam pengambilan keputusan yang diambilnya salah, maka resikonya ditanggung dan dirasakan langsung olehnya terhadap pihak ketiga lainnya.

4. Belajar tak ada akhirnya
Untuk meningkatkan usahanya, wirausahawan harus mempunyai strategi belajar yang jitu. Caranya bisa . menonton tayangan pengusaha sukses, mengikuti seminar atau lokakarya yang dibawakan oleh pengusaha sukses. Prinsipnya selama hayat masih dikandung badan, seorang pengusaha tidak boleh berhenti belajar.

5. Sering terlibat masalah keuangan
Wirausahawan harus mampu mengalokasikan uang yang ada untuk berbagai kepentingan. Setiap masalah keuangan harus diselesaikan dengan baik. Adanya keterlambatan pembayaran akan berimbas kepada jenis pengeluaran yang lainnya.

B. KEUNTUNGAN MENJADI WIRAUSAHAWAN

Berikut ini adalah 6 Keuntungan jadi Wirausahawan, yaitu:
1. Keuntungan usaha menjadi milik sendiri
Sebagai seorang wirausahawan dapat memiliki posisi ganda, yaitu sebagai pemilik perusahaan dan sebagai direktur perusahaan tersebut. Maka pendapatan secara finansial akan mendapat 2 [dua] sumber, yaitu dari keuntungan perusahaan dan mendapat gaji sebagai direktur pelaksana.
2. Memperoleh status dan kepuasan
Status sebagai seorang pemilik perusahaan tentunya memiliki kebanggaan tersendiri dibanding bekerja menjadi karyawan. Rasa bangga menjadi motivasi agar lebih maju dan melahirkan ide-ide cemerlang yang dirangkai dengan strategi unggulan akan melahirkan kesuksesan usaha dan terjaganya kesinambungan usaha hidup perusahaan. Kesuksesan akhirnya menimbulkan rasa puas, dan rasa puas akan memicu pemilik dan direktur untuk mencapai kesuksesan lain.
3. Tidak diperintah orang lain
Sebagai pemilik sekaligus direktur perusahaan, maka tidak ada orang lain yang akan memerintahnya. Walapun demikian, dia harus bijaksana saat memberikan perintah kepada bawahannya supaya dihormati sebagai pimpinan kharismatik dan mengayomi karyawan.
4. Berhak mengambil keputusan
Kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan adalah suatu hal yang sangat penting bagi perusahaan. Wirausahawan meminta pendapat atau pertimbangan dari konsultan dan pihak lain dikarenakan untuk bahan pertimbangan yang akhirnya wirausahawan sendiri yang berhak mengambil keputusan.
5. Dapat memilih usaha sendiri
Wirausahawan bisa memilih jenis usaha sendiri berdasarkan dari pertimbangan faktor luar maupun dalam diri. Dari luar karena kebutuhan masyarakat, sedangkan dari dalam sesuai minat, bakat dan kemampuan.
6. Mempunyai kesempatan berjiwa sosial
Dapat membantu masyarakat di sekitar perusahaan, dengan cara merekrut dan mempekerjakan anggota masyarakat sesuai dengan spesifikasi jabatan dan kebutuhan perusahaan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Captcha loading...