Hubungan Antara Keluarga dan Penyelenggara Program (KB/TPA)

By | 01/09/2020

AsikBelajar.Com | Untuk mencapai DAP yang memenuhi aspek kesesuaian individu, perlu terjalin kerja sama yang baik antara orang tua di rumah dengan para pendidik/guru di TPA/KB. Bentuk-bentuk kerja sama tersebut sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut (Bredekamp & Coople, 1997).

a. Orang tua mempunyai hak dan kewajiban untuk turut serta dalam mengambil keputusan tentang pendidikan anaknya. Orang tua perlu diarahkan untuk terus mengamati perkembangan anak dan berpartisipasi dalam pengembangannya, sedang pendidik TPA/KB bertanggung jawab untuk secara rutin berkomunikasi dengan pihak orang tua.
Awalnya, anak usia dini sangat tergantung pada keluarga dalam segala hal. Komunikasi yang baik antara orang tua di rumah dengan para pendidik di TPA/KB akan membantu terwujudnya kesatuan pemahaman sehingga memudahkan untuk bersama-sama merancang pengembangan anak, misalnya dalam hal latihan BAK/BAB di kamar kecil (toilet training), hubungan dengan teman sebaya atau perpisahan dengan orang tua pada hari-hari pertama mengikuti program TPA/KB. #3.21

b. Pendidik TPA/KB perlu berbagi pengetahuan dengan orang tua tentang ilmu, pandangan para ahli atau rujukan tentang perkembangan anak sebagai bagian dari bentuk komunikasi rutin dengan orang tua/keluarga. Saling berbagi informasi tentang kebutuhan tiap anak akan membantu pihak keluarga maupun pendidik TPA/KB dalam bersama-sama memecahkan permasalahan anak. Pendidik TPA/KB dapat menggali informasi lengkap tentang keseharian anak dari orang tua, lalu mengusulkan penyelesaian permasalahan anak dari sudut pandangnya secara ilmiah.

c. Pendidik TPA/KB, orang tua, lembaga TPA/KB, dan konsultan pendidikan anak perlu secara berkala menjalin komunikasi dan berbagi informasi tentang perkembangan anak, terutama saat anak tersebut pindah/naik ke level berikutnya atau dari rumah ke TPA/KB, dan perpindahan dari TPA ke TK.
Keberlanjutan pengalaman dalam berbagai jenjang program pendidikan merupakan titik kritis dalam perkembangan anak. Jika ini berlangsung dengan baik dan tidak ada mata rantai yang terputus, anak akan mudah beradaptasi dan merasa nyaman secara horizontal (mengikuti berbagai perubahan program yang berada dalam tahun berjalan) dan vertikal (naik atau pindah ke program selanjutnya). #3.22

Sumber:
Aisyah, Siti. 2008. Materi Pokok Perkembangan dan Konsep dan Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional. 3.21-3.22.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *