Hakikat Metode Pembelajaran AUD - AsikBelajar.Com

Hakikat Metode Pembelajaran AUD

AsikBelajar.Com |  Artikel ini membahas tentang 1) Pengertian Metode Pembelajaran, 2) Ciri-ciri Metode Pembelajaran yang Baik dan 3) Prinsip-prinsip Penentuan Metode Pembelajaran sebagai berikut:

1. Pengertian Metode Pembelajaran
etode adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal (Sanjaya, 2008:147). Ini berarti metode digunakan untuk merealisasikan proses belajar mengajar yang telah ditetapkan. Menurut Abdurrahman Ginting (2008:42) metode pembelajaran dapat diartikan cara atau pola yang khas dalam memanfaatkan berbagai prinsip dasar pendidikan serta berbagai teknik dan sumberdaya terkait lainnya agar terjadi proses pemblajaran pada diri pembelajar. Dengan kata lain metode pembelajaran adalah teknik penyajian yang dikuasai oleh seorang guru untuk menyajikan materi pelajaran kepada murid di dalam kelas baik secara individual atau secara kelompok agar materi pelajaran dapat diserap, dipahami dan dimanfaatkan oleh murid dengan baik (Ahmadi, 2005:52).

Lebih lanjut Agung (2012:1) mengemukakan bahwa metode ialah jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan. Kemudian Sujiono (2007:7.3) menambahkan bahwa metode adalah caramenyampaikan/ mentransfer ilmu yang tepat sesuai dengan anak usia TK sehingga menghasilkan pemahaman yang maksimal bagi anak didik.#84

Dari pendapat ahli di atas, mengenai defenisi dari metode. Maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran adalah cara yang diper- gunakan oleh guru dalam mengelola pembelajaran dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Sehingga peranan metode pembelajaran sangat strategis menuju hasil belajar yang optimal. Dalam kenyataannya, cara atau metode pembelajaran yang digunakan untuk menyampaikan informasi berbeda dengan cara yang ditempuh untuk memantapkan anak dalam menguasai pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Khususmetode pembelajaran di kelas, efektifitas metode dipengaruhi oleh faktor tujuan, faktor anak, faktor situasi dan faktor guru itu sendiri.

Dengan demikian metode dalam rangkaian sistem pembelajaran memegang peran yang sangat penting, karena keberhasilan pembelajaran sangat tergantung pada cara guru dalam menggunakan metode pembelajaran.

2. Ciri-ciri Metode Pembelajaran yang Baik
Banyak metode yang bisa dipilih oleh seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu setiap guru yang akan mengajar diharapkan untuk memilih metode yang baik. Karena Baik dan tidaknya suatu metode yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar terletak pada ketepatan memilih suatu metode sesuai dengan tuntutan proses belajar mengajar. Adapun ciri-ciri metode yang baik untuk proses belajar mengajar adalah sebagai berikut: a) Bersifat luwes, fleksibel dan memiliki daya yang sesuai dengan watak murid dan materi. b) Bersifat fungsional dalam menyatukan teori dengan praktik dan mengantarkan murid pada kemampuan praktis. c) Tidak mereduksi materi, bahkan sebaliknya mengembangkan materi. d) Memberikan keleluasaan pada murid untuk menyatakan pendapat. e) Mampu menempatkan guru dalam posisi yang tepat, terhormat dalam keseluruhan proses pembelajaran. (Fathurrohman & Sutikno, 2007:52).

3. Prinsip-prinsip Penentuan Metode Pembelajaran
Adapun prinsip-prinsip penentuan metode dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut: a) Prinsip motivasi dan tujuan belajar. #85

Motivasi memiliki kekuatan yang sangat dahsyat dalam proses belajar mengajar. Belajar tanpa motivasi seperti badan tanpa jiwa. Demikian juga tujuan, proses belajar mengajar yang tidak mempunyai tujuan yang jelas akan tidak terarah, b) Prinsip kematangan dan perbedaan individual. Semua perkembangan pada anak memiliki tempo yang berbeda-beda, karena itu setiap guru agar memperhatikan waktu dan irama perkembangan anak, motif, intelegensi dan emosi kecepatan menangkap pelajaran, serta pembawaan dan faktor lingkungan, c) Prinsip penyediaan peluang dan pengalaman praktis. Belajar dengan memperhatikan peluang sebesar-besarnya bagi partisipasi anak didik dan pengalaman langsung akan lebih memiliki makna dari pada belajar verbalistik, d) Integrasi pemahaman dan pengalaman. Penyatuan pemahaman dan pengalaman menghendaki suatu proses pembelajaran yang mampu menerapkan pengalaman nyata dalam suatu proses belajar mengajar, e) Prinsip fungsional. Belajar merupakan proses pengalaman hidup yang bermanfaat bagi kehidupan berikutnya. Setiap belajar nampaknya tidak bisa lepas dari nilai manfaat, sekalipun bisa berupa nilai manfaat teoritis atau praktis bagi kehidupan sehari-hari, f) Prinsip penggembiraan. Belajar merupakan proses yang terus berlanjut tanpa henti, tentu seiring kebutuhan dan tuntutan yang terus berkembang. Berkaitan dengan kepentingan belajar yang terus menerus, maka metode mengajar jangan sampai memberi kesan memberatkan, sehingga kesadaran pada anak untuk belajar cepat berakhir. (Yusuf dan Anwar, 1997:56-59)

Dengan memperhatikan prinsip-prinsip penentuan metode pembelajaran di atas, diharapkan dalam proses belajar mengajar dapat lebih efektif dan efisien dan dapat mengoptimalkan tercapainya tujuan yang hendak dicapai, karena dengan memperhatikan prinsip-prinsip tersebut seorang guru bisa mempertimbangkan mana metode yang sesuai yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar. #86

Sumber:
Khadijah, 2016. Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing. Hal. 84 – 86.

Related Posts

AsikBelajar.Com

Blogger biasa yang berdomisili di Banjarmasin dan berharap blog ini bermanfaat buat pelajar, mahasiswa & masyarakat umum

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022 AsikBelajar.Com - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress