Era Generasi Prank 4.0

AsikBelajar.Com | Istilah “prank” sekarang ngetop karena teman-teman youtuber makin rame membuat tayangan content bertema prank. Ada prank pocong, prank lucu termasuk juga prank text untuk mengecoh pemirsa / penonton. Menurut pendapat penulis kata prank dapat diartikan segala kegiatan yang ditujukan kepada seseorang dan/atau khalayak umum dengan tujuan menguji, mengetes atau menipu orang yang menjadi target. Jadi prank dapat juga diartikan sebagai orang yang melakukannya bukan asli yang ditampilkannya. Artinya target dikelabui oleh seaeorang yang menjadi aktor / peran orang yang melakukan peran tersebut. Kasarnya prank tujuannya adalah main dusta-dustaan.

Prank

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Prank berarti kelakar, olok-olok, seloroh, sendagurau, menipu/mengibuli seseorang.

Beberapa hari lalu aku mengetahui dari televisi swasta pelaku prank di Jawa Tengah tepatnya daerah Semarang ditangkap Polisi. Alasannya penangkapan dikarenakan bisa mengganggu dan membahayakan ketertiban umum. Artinya kegiatan prank yang dilakukan para content creator apabila dapat menimbulkan keserahan aau membahayakan orang / umum dapat dipermasalahkan ke ranah hukum.

Kenapa generasi millenial suka ber Prank ria?? Apakah era revolusi industri 4.0 menjadikan mereka generasi “prank”? Apakah kondisi politik dalam lingkungan kehidupan mereka menjadi mereka generasi prank? Ahhkkk, terlalu banyak pertanyaan yang penulis bellum bsa jawab kenapa generasi millenial sekarang suka mengibuli orang. Bolehkah aku menyebutnya “Generasi Prank 4.0” sebagai latah era revolusi industri 4.0 itu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *