Cara Belajar Anak Usia Dini Versi Sofyan

By | January 23, 2023

AsikBelajar.Com | Bermain adalah suatu kegiatan atau tingkah laku yang dilakukan anak secara sendirian atau berkelompok dengan menggunakan alat atau tidak untuk mencapai tujuan tertentu. Jadi, bermain ada yang dapat dilakukan secara sendiri dan ada #49

pula yang dapat dilakukan secara berkelompok sesuai kecepatannya sendiri maka ia melatih kemampuannya. Bagi anak bermain adalah suatu kegiatan yang serius tapi mengasyikkan, melalui aktivitas bermain berbagai tujuan dapat terwujud, karena bermain adalah salah satu alat utama yang menjadi latihan untuk pertumbuhan dan perkembangannya, dan setiap kegiatan yang dilakukan menimbulkan kesenangan, tanpa mempertimbangkan hasil akhir, serta bermain dilakukan secara sukarela dan tidak ada paksaan atau tekanan dari luar, bermain dapat dilakukan dengan atau tanpa menggunakan alat yang menghasilkan pengertian atau memberikan informasi, memberi kesenangan maupun mengembangkan imajinasi pada anak. Seperti pendapat Wolfgang dalam Sujiono, metoda bermain memberikan kebebasan pada anak -anak untuk berbuat sesuatu keinginan sehingga dari perilaku anak tersebutlah akan lahir kurikulum secara alamiah. Contoh perilaku tersebut adalah saat anak bermain baju-bajuan, membangun balok, melukis, kegiatan serupa lainnya.

Bermain terdiri dari beberapa jenis, yaitu bermain bebas, bermain dengan bimbingan, dan bermain dengan arahan. Ada juga pembagian bermain ditinjau dari jumlah yang terlibat. Ada jenis yang bermain sendiri, berdua atau beramain. Bentuk-bentuk bermain tersebut dapat diterapkan dalam pendidikan termasuk kegiatan pendidikan di TK sebagai kegiatan belajar, bermain terdiri atas tanggapan yang terpenting sekedar untuk kesenangan fungsional. kegiatan yang tidak mempunyai peraturan lain kcecuali yang ditetapkan pemain sendiri dan tidak ada hasil akhir yang dimaksudkan dalam realitas luar. Sementara menurut kesibukan yang dipilih sendiri tanpa tujuan. #50

Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ualang demi kesenangan. Jadi apapun kegiatannya, apabila dilakukan dengan senang bisa dikatakan bermain. Bermain dalam hal ini adalah satu kegiatan yang dilakukan anak sendirian atau berkelompok, menggunakan alat atau tidak, dengan rasa gembira. Bermain merupakan suatu kegiatan yang sangat disenangi anak. Pada berbagai situasi dan tempat selalu saja anak menyempatkan untuk menggunakannya sebagai arena bermain dan permainan.

Kegiatan belajar di TK lebih banyak dilakukan dengan bermain. Pada dasarnya, situasi TK di desain sebagai arena bermain, yangi dapat dilihat dari penataan benda-benda yang ada, warna, gambar dan peralatannya. Bermain diartikan oleh banyak ahli dengan berbagai cara. Anak mempunyai energi berlebih karena terbebas dari segala macam tekanan, baik tekanan ekonomis maupun sosial, sehingga mengungkapkan energinya dalam bermain.

Menurut Yuliani, melalui bermain dapat:
a. Melalui kegiatan bermain, seorang anak menyiapkan diri untuk hidupnya kelak jika telah dewasa. Misalnya, dengan bermain peran serta tidak sadar ia menyiapkan diri untuk peran pekerjaannya di masa depan.

b. Melalui bermain anak melewati tahap-tahap perkembangan yang sama dari perkembangan sejarah umat manusia. Kegiatan-kegiatan seperti lari, melempar, memanjat, dan melompat merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari dari generasi ke generasi.

c. Anak bermain (berekreasi) untuk memebangun kembali energi yang telah hilang. Bermain merupakan medium untuk menyegarkan badan kembali (revitalisasi) setelah bekerja berjam-jam. #51

d. Melalui kegiatan bermain, anak memuaskan keinginankeinginannya yang terpendam atau tertekan. Dengan bermain anak seperti mencari kompensasi untuk apa yang tidak ia peroleh dalam kehidupan nyata, untuk keinginan-keinginan yang tidak mendapat pemuasan.

e. Bermain juga memungkinkan anak melepaskan perasaan-perasaan dan emosi-emosinya, yang dalam realitas tidak dapat diungkapkannya.

f. Kepribadian terus berkembang dan untuk pertumbuhan yang normal, perlu ada rangsangan (stimulus), dan bermain memberikan stimulus ini untuk pertumbuhan.

Bermain merupakan suatu aktivitas yang membantu anak mencapai perkembangan yang utuh, baik fisik, intelektual, sosial, moral, dan emosional. Dengan demikian bermain adalah sesuatu yang perlu bagi perkembangan anak dan dapat digunakan sebagai suatu cara untuk memacu perkembangan anak. Bermain merupakan cara yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar TK sekaligus ditetapkan sebagai suatu metode pengajaran.

Sehari-hari, anak memilih sendiri jenis dan bentuk permainan dari tempat dan situasi yang dihadapinya. Ia merasa senang dengan aktivitas tersebut. Dengan situasi seperti itu, anak akan memperoleh berbagai pengalaman yang dapat mengembangkan berbagai dimensi potensi perkembangan yang dimiliki anak. Belajar dengan bermain memberi kesempatan kepada anak untuk memanipulasi, mengulangulang, menemukan sendiri, bereksplorasi, mempraktekkan, dan mendapatkan bermacam-macam konsep serta pengertian yang tidak terhitung banyaknya.

Dari batasan ini kelihatan bahwa pada saat anak bermain anak belajar mengambil, memilih,  mencoba, menentukan, mengemukakan pendapat, memecahkan masalah dan mengambil keputusan. Pada saat itulah terjadi pembelajaran. #52
Lihat Halaman Selanjutnya [Klik Disini]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *