Belajar Berdasarkan Prinsip Pengutaraan Kembali Hasil Belajar

By | 14/01/2020

AsikBelajar.Com | Strategi yang jitu untuk  mengingat  kembali kesan-kesan yang baru didapatkan dari kegiatan belajar adalah dengan cara mengutarakan kembali hasil belajar. Cara mengutarakannya adalah dengan memakai kata-kata sendiri dengan mengambil pokok pikiran dari apa yang telah dibaca itu sebagai landasan berpijak, ingat prinsip pengambilan pengertian pokok yang telah dibahas di depan. Utarakanlah kesankesan itu menurut gaya bahasa sendiri dan tidak perlu menghafal kata demi kata atau kalimat demi kalimat seperti yang terdapat di dalam buku yang baru selesai dibaca itu. Kecuali hal-hal yang …67

diutarakan itu berupa dalil Al-Quran atau hadis, rumus-rumus matematika, rumus-rumus fisika, kimia, dan sebagainya, barulah digunakan hafalan-hafalan menurut apa adanya, sebab mengubahnya bisa jadi mengubah maksud yang terkandung di dalamnya.

Ketika mengutarakan kembali hasil belajar, sebaiknya buku yang telah dibaca itu ditutup agar tidak mengganggu konsentrasi pikiran ketika mengutarakan kembali kesan-kesan belajar. Bila tidak mampu mengutarakan kembali disebabkan kelupaan, buku itu boleh dibuka dan dibaca kembali. Bila dirasa sudah dikuasai, tutup buku itu dan mulai kembali mengutarakan hasil belajar dengan kata-kata atau kalimat buatan sendiri.

Pengutaraan kesan harus dihubungkan dengan ilmu pengetahuan yang sudah dimiliki sehingga ilmu pengetahuan yang dipunyai lebih hidup dan selalu ada dalam alam sadar. Begitulah usaha untuk mempertahankan ilmu pengetahuan agar tidak mudah terlupakan dari ingatan. Oleh karena itu, membaca dan asal membaca adalah mudah, tetapi membaca dalam arti belajar adalah kegiatan yang memerlukan kesiapan jiwa-raga dengan pengertian dan konsentrasi yang tinggi. …68

Sumber:
Djamarah, Syaiful Bahri, 2000. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.Hal.67-68.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *