Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini - AsikBelajar.Com

Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini

Berbicara tentang uang, selalu tujuannya untuk kemerdekaan secara finansial terutama di masa tua yang akan datang, bukan? Oleh karena itu, agar Anda dapat merasakan merdeka secara finansial, Anda perlu mengetahui teknik pengelolaan keuangan yang sejatinya dilakukan sejak dini, alias dari sekarang. Bahkan, anak-anak dapat memulai merencanakan keuangannya dengan didampingi oleh orang tua masing-masing.

Pentingnya Mengelola Keuangan
Mengapa Anda harus mengelola keuangan sebaik mungkin? Menurut Grimaldy, Co-founder Investbro.id dalam tulisannya, setidaknya ada beberapa alasan yang dapat membantu meyakinkan Anda demi tercapainya tujuan finansial yang baik.
1. Anda akan mempunyai dana darurat yang bisa digunakan untuk hal-hal mendesak dan sifatnya darurat. Karena Anda takkan bisa memprediksi masa depan, sehingga dana darurat ini bisa Anda siapkan dari sekarang dan Anda harus siap atas segala kejadian tiba-tiba yang akan terjadi.
2. Pengelolaan keuangan dapat membantu Anda dalam mewujudkan tujuan hidup terutama terkait keuangan, misalnya inign membeli rumah, mobil, laptop, gadget keluaran terbaru, menikah, dan sebagainya. Dengan perencanaan yang tepat, misalnya ingin menghemat dan menabung, pelan-pelan tujuan Anda akan tercapai.
3. Anda akan membiasakan hidup teratur, dari yang awalnya boros dapat menjadi lebih teratur dalam hidupnya.
4. Anda dapat meninggalkan warisan kepada anak atau cucu Anda, misalnya dari investasi, emas atau jumlah yang banyak.
5. Risiko keuangan akan diminimalisir, misalnya melalui menabung dan berinvestasi, daripada dihamburkan begitu saja.
6. Anda akan mandiri secara finansial, karena dengan kebebasan finansial, Anda dapat melakukan apapun yang Anda inginkan dengan batas yang wajar.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mulai Mengelola Keuangan?
Dari sekarang, Anda harus memulai untuk mengatur keuangan agar dapat merasakan kebebasan finansial kelak di masa depan. Jika misalnya Anda mulai merasakan uang gajian yang tiba-tiba habis dalam hitungan hari, cicilan yang menunggak lebih dari pemasukan setiap bulan, hingga meminjam uang kepada orang terdekat Anda, maka Anda harus mengatur keuangan dari sekarang.
Bahkan, Anda bisa memulai mengelola keuangan sejak Anda masih berstatus anak-anak. Mungkin untuk itu orang tua dapat mengarahkan anak dengan sebaik-baiknya misalnya dengan berlatih menabung dengan memberikan uang jajan sekaligus mengingatkan setiap hari untuk menabung.

Cara Mengelola Keuangan dengan Baik
Kadang, dalam pelaksanaannya untuk mencapai tujuan keuangan yang sejahtera, niat itu tak cukup. Ada beberapa langkah nyata yang harus Anda lakukan untuk mencapai merdekanya finansial, yaitu sebagai berikut:
1. Selalu siapkan anggaran keuangan sebagai acuan semua perhitungan finansial Anda, di mana isinya adalah pemasukan, pengeluaran, serta kebutuhan untuk berinvestasi dan akses terhadap layanan kesehatan. Dengan ini, Anda akan mengetahui aspek yang diperlukan dan dibutuhkan, atau yang bisa dikesampingkan terlebih dahulu, sehingga Anda belajar untuk menentukan prioritas demi mengelola kondisi finansial agar tetap seimbang.
2. Menabung. Cara ini terbukti ampuh untuk mempersiapkan kehidupan di masa depan agar gampang terpenuhi ketika ada kondisi-kondisi darurat, sekaligus mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih hemat dan tidak boros karena pengeluaran berlebihan berhasil Anda kurangi.
3. Hindari utang. Sejujurnya utang adalah salah satu kendala yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Ada baiknya Anda harus melunasi utang terlebih dahulu, baru mulai mengelola keuangan lebih baik lagi, karena uang Anda bisa dialokasikan untuk hal-hal lain yang bermanfaat seperti investasi dan tabungan.
4. Buatlah catatan keuangan secara rinci dan baik, yang akan berguna untuk memberikan rincian tentang pengeluaran Anda setiap harinya. Dengan itu, Anda akan bisa mengatasi masalah pengeluaran tak diperlukan, dan bisa mempertimbangkan untuk memulai berinvestasi.
5. Atur anggaran sesuai prioritas kebutuhan, misanya dalam waktu dekat Anda akan memenuhi kebutuhan sehari-hari, kemudian berikutnya akan mengusahakan bisa membeli mobil dan sebagainya. Intinya siapkan angkaran jangka pendek dan jangka panjang.
6. Berlatihlah berimajinasi dalam membayangkan kehidupan Anda di masa depan, tetapi impian itu harus jelas lho. Impian dapat menguatkan niat dan kebiasaan Anda untuk mengelola finansial lebih baik lagi.
7. Mulailah berinvestasi, karena investasi juga punya peran yang cukup penting untuk mencapai merdekanya finansial. Caranya yaitu alokasikan dana pada sebuah instrumen investasi, tentunya yang terpercaya dong. Intinya, biarkan uang bekerja untuk Anda dengan keuntungan berlipat ganda sehingga kondisi keuangan Anda akan terjaga dengan baik, dan sebisa mungkin disisihkan 10% dari penghasilan/kepemilikan uang Anda untuk investasi.
8. Miliki dua rekening. Cara ini terbilang cukup mencengangkan tetapi dapat membantu Anda untuk menkategorisasikan keuangan Anda, di mana satu rekening untuk tabungan sehari-hari dan satu rekening lainnya untuk kebutuhan lain seperti simpanan.
9. Sediakan pengeluaran tak terduga, di mana bisa Anda gunakan ketika tiba-tiba mengalami kecelakaan hingga dirawat di rumah sakit dan sebagainya.
10. Ikut asuransi, mungkin hal ini terlihat berat, tetapi asuransi ini dapat membantu Anda lho, jika terjadi situasi dan kondisi yang sifatnya darurat. Bahkan saat ini sudah tersedia beberapa jenis asuransi seperti kesehatan, pendidikan, hingga asuransi masa tua / pensiun.

Kesalahan Finansial yang Harus Dihindari
Dari apa yang telah dijelaskan di atas, tentu saja pengelolaan keuangan itu penting bukan? Nah, selain itu ada beberapa kesalahan yang dilakukan banyak orang tetapi harus Anda hindari agar Anda tidak menyesal secara finansial. Apa saja itu?
1. Tidak menyisihkan uang untuk dana darurat. Inilah kesalahan yang seringkali dilakukan banyak orang, padahal dana darurat ini sifatnya sangat urgent, karena bisa jadi perekonomian tidak dalam kondisi stabil. Selain itu, jangan pula mencampur dana darurat dengan dana Anda sendiri demi menghindari kerugian finansial Anda.
2. Tidak memiliki tujuan dan prioritas keuangan. Dengan ini, Anda takkan termotivasi buat menyimpan dan mengelola uang, hingga pengeluaran pun tidak jelas larinya ke mana.
3. Menunda pengelolaan keuangan, padahal Anda harus belajar mengelola uang Anda dari sekarang, karena masa depan yang baik atau buruk kelak ada di tangan Anda.
4. Termakan dengan embel-embel diskon, padahal belum tentu barang yang di diskon tersebut diperlukan bagi Anda. Jika misalnya masih ada kebutuhan urgent yang harus dipenuhi, silahkan diprioritaskan terlebih dahulu ya.
5. Tidak mencatat pengeluaran setiap harinya. Dengan itu Anda takkan tahu apa saja yang perlu di evaluasi terkait pengeluaran keuangan Anda, dan takkan tahu ke mana prioritas keuangan Anda.

KESIMPULAN
Pengelolaan keuangan itu penting lho, agar dapat merasakan kebebasan finansial dan juga tercapainya masa tua yang lebih sejahtera. Jadi, apakah Anda sudah siap untuk mengelola keuangan Anda sendiri? Semoga bermanfaat!

Related Posts

AsikBelajar.Com

Blogger biasa yang berdomisili di Banjarmasin dan berharap blog ini bermanfaat buat pelajar, mahasiswa & masyarakat umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 AsikBelajar.Com - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress