8 Prinsip Perkembangan Fisik Anak Usia 4 Tahun

By | 02/10/2020

AsikBelajar.Com |™Perkembangan fisik anak yang sering dibicarakan adalah pertumbuhan dan perkembangan anak secara normal bagi anak pada usia tertentu, seperti telah dijelaskan pada Kegiatan Belajar 1 bahwa perubahan pertumbuhan tubuh anak berlangsung sangat cepat pada tahun pertama setelah kelahirannya. Sesungguhnya apa yang terjadi pada tubuh anak dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi perubahan tersebut? Berikut disampaikan prinsip-prinsip perkembangan fisik.

1. Pertumbuhan Mempunyai Arah
Secara umum perubahan. tubuh berlangsung dari tubuh bagian atas ke tubuh bagian bawah/membujur (cephalocaudal) dan menyamping/atau dari tengah tubuh ke bagian luar tubuh (proximodistal).

2. Pertumbuhan Bergerak dari Umum ke Khusus
Prinsip ini menjelaskan bahwa pertumbuhan dan perkembangan fisik bergerak maju dari yang bersifat umum menuju ke khusus. Gerakan bayi berlangsung dari gerakan motorik kasar menuju ke gerakan yang motorik halus.

3. Pertumbuhan Terjadi Secara Beragam dan Terpadu
Beragam di sini dimaksudkan bahwa pertumbuhan berhubungan dengan proses kesiapan dan kematangan yang terjadi dalam diri setiap individu dan setiap individu berkembang sesuai dengan dirinya sendiri, tidak sama antara anak yang satu dengan anak yang lainnya. Selain itu, setiap bagian tubuh memiliki tempo dan kecepatan serta irama pertumbuhan masing-masing. Sedangkan terpadu maksudnya bahwa setiap satu kemampuan atau keterampilan yang dicapai anak tidak hanya ditentukan oleh satu organ tubuh saja melainkan melibatkan banyak organ dan otot-otot tubuh. Setiap organ atau otot yang terlibat mempunyai kontribusi, saling mempengaruhi dan saling tergantung serta terkait antara satu dengan lainnya. Demikian juga pertumbuhan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh anak itu sendiri, namun juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar tubuh anak itu sendiri. #4.36

4. Pertumbuhan Berlangsung Secara Bervariasi
Kecepatan pertumbuhan setiap anak berbeda dan perbedaan ini dapat dilihat dari dua cara, yaitu setiap kecepatan pertumbuhan antara satu anak berbeda dengan anak lainnya dan dalam diri seorang anak terdapat pula perbedaan kecepatan dalam pertumbuhan masing-masing organ tubuh.

5. Pertumbuhan Memiliki Kecenderungan Optimal
Setiap individu akan berusaha untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal dan setiap organ tubuh akan tumbuh dan berkembang ke arah yang optimal pula. Anak akan berusaha pula untuk berkembang ke arah yang sesuai dengan tingkatan usia dan tingkat kemampuannya (normal).

6. Pertumbuhan Berlangsung dalam Urutan yang Teratur
Pertumbuhan terjadi secara urut dan teratur dengan arah yang relatif dapat diprediksi atau diramalkan. Pola urutan dalam pertumbuhan dapat ditunjukkan atau terjadi pada hampir semua keterampilan fisik. Urutan pertumbuhan juga merupakan suatu proses perkembangan yang bersifat alamiah. Walaupun demikian, dalam beberapa perkembangan/kemampuan menunjukkan bahwa faktor lingkungan anak, faktor keturunan dan kematangan menjadi dasar dalam perkembangan tertentu.

7. Pertumbuhan Mengandung Bahaya yang Potensial
Meskipun pola perkembangan bergerak normal, namun kadang kala pada setiap usia terdapat bahaya pada beberapa bidang perkembangan yang mengganggu pola yang normal ini. Erikson mengemukakan bahwa perjuangan yang tidak terelakkan yang menandai seluruh pertumbuhan dapat menimbulkan bakat yang benar-benar dapat diandalkan atau masalah yang tidak dapat di jajaki.

Beberapa bahaya berasal dari lingkungan sekitar anak, namun ada pula yang berasal dari dalam diri sendiri. Bahaya ini dapat mempengaruhi upaya penyesuaian baik fisik, psikologis maupun sosial yang dilakukan anak. Akibatnya, dapat mengubah pola perkembangan sehingga akan dihasilkan suatu daerah yang mendatar yang tidak menghasilkan suatu kemajuan atau menyebabkan kemunduran ke tahap yang lebih rendah. Bila hal ini terjadi maka anak akan menghadapi masalah penyesuaian yang dapat disebut “penyesuaian yang buruk” atau “tidak matang”. #4.37

8. Pertumbuhan Mengalami Periode Kritis
Pertumbuhan seorang anak pada saat-saat tertentu merupakan periode yang kritis untuk perkembangan tertentu. Periode kritis adalah waktu ketika suatu perkembangan atau kemampuan atau keterampilan sangat baik untuk berkembang. Periode ini sering pula disebut dengan “masa peka”

Perbedaan individual menjadi sangat penting sehingga seorang pendidik sebaiknya menghindari untuk menentukan harapan atau target secara kaku untuk kemunculan suatu kemampuan fisik dan pertumbuhan tubuh anak. Pertumbuhan setiap anak berbeda. Perbedaan tersebut terletak pada bangun tubuh, ukuran dan bentuk tubuh, warna rambut, warna mata, warna kulit, kemampuan fisik, dan pada tingkat kematangan fisiknya.

Gen sangat menentukan perbedaan ukuran tubuh, bangun tubuh, karakteristik wajah, warna rambut dan sebagainya. Bagaimanapun faktor keturunan menentukan hanya potensi dari perkembangan seorang anak, sedangkan proses pertumbuhan serta kematangan tetap harus mempertimbangkan faktor lingkungan termasuk intervensi yang diberikan pada seorang individu semenjak masih dalam kandungan. #4.38

Sumber:
Aisyah, Siti. 2008. Materi Pokok Perkembangan dan Konsep dan Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional. Hal. 4.36-4,38.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *