7 Hal Penting Dalam Pengalaman Gerak Anak - Page 2 of 3 - AsikBelajar.Com

7 Hal Penting Dalam Pengalaman Gerak Anak

gerakan maupun tarian. Otot-otot mereka belum memiliki kekuatan penuh sehingga pendidik harus menyediakan kegiatan yang sesuai dengan kekuatan otot mereka.

4. Kegiatan Gerakan (Movement) pada Anak Usia Dini
Masa anak usia dini adalah masa yang menyenangkan. Anak-anak kecil didominasi dengan hasrat yang kuat untuk bergerak. Pertumbuhan otot-otot memungkinkan anak-anak kecil untuk berinisiatif, yang diantaranya merupakan kepandaian yang sangat penting (berjalan, berlari, melompat dan lainnya). Orang tua dan pengasuh benar-benar tertarik dengan ketekunan anak-anak usia 3 – 4 tahun ketika mereka mendorong, menarik, menumbuk dan menyentak. Mereka juga melihat dengan penuh perhatian ketika anak-anak berjingkrak-jingkrak dengan boneka binatang kesukaannya atau mengeluarkan mainannya dari dalam kotak ke lantai untuk menemukan kesukaannya. Anak-anak memiliki energi fisik. Pada bayi energi tersebut secara relatif disalurkan ke dalam gerakan lokomotor yang kuat. Bayi mengalami kemajuan yang dramatik dalam tampilan fisik dan pengalaman kemampuan motoriknya selama 5 tahun pertama kehidupannya. Lengan dan kakinya menjadi lebih panjang, otot-otot menjadi lebih kuat dan meningkatnya koordinasi dalam berjalan, berlari, melompat, serta sejumlah keajaiban fisik lainnya.

Dalam garis besar program untuk anak usia dini, gerakan merupakan hal yang sangat penting. Pendidik harus sensitif untuk gerakan yang bersifat spontan yang akan ditampilkan anak-anak hampir setiap hari. Pendidik juga harus menyadari kesempatan untuk memberikan rancangan pengalaman dalam gerakan tubuh. Poest, Williams, Witt dan Awood menganjurkan sebuah perencanaan program untuk gerakan yang spontan, yaitu gerakan yang tidak direncanakan yang digunakan anak-anak kecil. Tujuan perbaikan pada beberapa keterampilan digabungkan menjadi 3 kategori, yaitu sebagai berikut.

a. Keterampilan gerakan dasar (fundamental)
Keterampilan gerakan dasar merupakan gerakan pokok yang siap dikembangkan untuk diperbaiki dan dikembangkan selama tahun-tahun prasekolah. Gerakan dasar tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

1) Berjalan, meliputi: jalan cepat, jalan lambat, jalan mundur, jalan dengan ujung jari, jalan dengan tumit, jalan menyamping, jalan dengan tangan #7.52

atau kepala, jalan dengan tangan di pinggang dan lain-lain. Dapat juga berupa permainan mengikuti perintah pemimpin atau dianjurkan pemimpin, misalnya untuk berjalan seperti binatang kesayangannya.

2) Berdiri, meliputi: berdiri dengan ujung kaki dan dihitung sampai 5, berdiri dengan satu kaki dan menghitung sampai 5, berdiri dengan cara sebelumnya dengan mata tertutup.

3) Keseimbangan. Aktivitas ini dapat dilakukan pada papan titian. Pertama berdiri di atas papan titian, berjalan dengan satu kaki pada papan titian dan satu kaki lainnya di lantai, berjalan pada papan titian dengan dua kaki, berjalan perlahan (ke depan), berjalan menyamping (dimulai dengan kaki yang dominan), berjalan dengan tas (benda lain) di atas kepala, berjalan perlahan (mundur) dan berjalan mundur dengan tas (sesuatu) di atas kepala.

4) Berlari, meliputi: berlari cepat, berlari perlahan, berlari dengan ujung jari, berlari dengan tangan ke belakang, berlari dengan langkah pendek dan langkah panjang, berlari ke arah tertentu yang disebutkan guru dan seterusnya.

5) Melompat (jumping), meliputi: melompat di tempat ke atas dan ke bawah, melompat dengan satu kaki (engklek), melompat ke depan, melompat ke belakang, melompat ke udara dan melompat dengan membuat putaran (memutar), melompat dengan mata tertutup dan seterusnya. Melompat dari ketinggian tertentu (mulai dari tempat yang rendah), melompat seperti binatang (katak, belalang atau kanguru).

6) Mencongklang (galloping), yaitu gerakan dengan langkah maju pada satu kaki dan satu kaki lainnya mengikuti, namun dengan posisi tetap di belakang. Gerakan ini dilakukan seperti gerakan kuda atau rusa berlari. Sebaiknya anak-anak dibantu melakukan gerakan dengan prosedur/cara yang benar. Mainkan beberapa alat-alat musik yang sesuai sebagai latar belakang untuk mencongklang.

7) Meloncat (skipping). Meloncat mungkin merupakan gerakan tubuh yang cukup sulit bagi anak usia dini. Sebelum melakukan, pendidik harus menjelaskan cara melakukan gerakan meloncat ini. Gerakan ini dilakukan dengan cara melangkahkan satu kaki, ketika kaki tersebut berada di udara, kaki lainnya melangkah maju.

8) Bermain dengan bola, meliputi: melempar, menangkap, menendang, menyepak, menggiring, menggelindingkan, melambungkan, memukul #7.51 […] Lanjut halaman ke-3, Klik disini

Related Posts

AsikBelajar.Com

Blogger biasa yang berdomisili di Banjarmasin dan berharap blog ini bermanfaat buat pelajar, mahasiswa & masyarakat umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 AsikBelajar.Com - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress