4 Faktor Penyebab Negara Indonesia Lambat Maju

AsikBelajar.Com | Kita sepakat bahwa negara Indonesia tercinta terprolamasikan karena perjuangan bangsa Indonesia yang mendapat rahmat oleh Allah untuk merdeka. Itu adalah fakta yang menjadi sejarah negara yang kita cintai ini. Bukti konkritnya adalah banyaknya monomental berupa senjata, tokoh pejuang (pahlawan),  bangunan dan sebagainya yang dapat kita pelajari dari museum-museum yang tersebar di seluruh pelosok negeri ini. Artinya, negara Indonesia berdaulat merdeka berkat perjuangan rakyatnya dan dirahmati oleh Allah Tuhan semesta alam. Negara Indonesia berdiri merdeka karena hasil tumpahan darah para pahlawan kita dan doa seluruh rakyatnya.
Wajib Militer
Kini 74 tahun negara Indonesia mengisi kemerdekaan tersebut dengan tertatih-tatih. Bila kita tengok dari sistem pemerintahan sesudah reformasi, hati ini rasanya makin sedih melihat betapa besar biaya yang ditanggung rakyat dalam hal urusan pemilu dan pilkada yang hasilnyapun masih jauh dari harapan perjuangan reformasi.
Ijinkanlah AsikBelajar.Com memberikan pandangan kenapa negara kita lambat berkembang bila dibaningkan negara-negara ASEAN, baik dari segi ekonomi, pendidikan, politik  maupun perkembangan teknologi. Ada beberapa masalah mendasar penyebab kenapa kemajuan di Indonesia tidak sesuai yang diharapkan rakyatnya. Inilah 4 faktor tersebut:
1. Tingkat Pendidikan yang Masih Rendah
Tingkat pendidikan sangat diyakini berpengaruh terhadap daya pikir masyarakat itu sendiri. Tingkat pendidikan yang rendah dikhawatirkan rawan dimanfaatkan oleh oknum-oknum politikus yang ingin mengambil keuntungan dalam jangka waktu 5 tahunan.
2. Tingkat Ekonomi yang Masih Rendah
Faktor kedua ini hampir mirip dengan nomor 1.  Inipun banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum politikus yang ingin mengambil keuntungan dalam jangka waktu 5 tahunan, baik legislatif maupun yudikatif.
3. Kedaerahan/kesukuan yang Tinggi 
Rasa kedaerahan yang tinggi sangat rawan bila salah dalam melaksanakannya di lapangan. Hal ini bila disusupi oleh oknum yang mau mengambil keuntungan, maka bisa jadi rasa kesukuan tersebut menjadi bom waktu bagi negera kita.
4. Adanya Mental Korup
Banyak kejadian yang dapat kita lihat di televisi. Seorang aktivis ataupun pejuang setelah menjadi pejabat terlibat skandal korupsi yang merugikan negara.
Saran:
Ada baiknya Indonesia melaksanakan Wajib Militer untuk membentuk bangsanya jika mau unggul. Belajar dari negara-negara lainnya seperti Amerika Serikat, Singapura, Thailand, Vietnam, Korea (Selatan & Utara) yang memberlakukan Wajib Militer bagi masyarakatnya dan hasilnyapun terlihat baik. Walaupun sekarang Amerika Serikat menghapuskan wamil sejak tahun 1975, tetapi semua warga pria berusia 18-25 tahun wajib mendaftar di U.S. Selective Service System untuk mempermudah pelaksanaan kembali wamil jika diperlukan.
Semoga sumbangan pemikiran ini dapat memerikan manfaat bagi kita semua, Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *