4 Dasar Filosofis Penelitian Kualitatif Menurut Arikunto

By | 09/02/2020

AsikBelajar.Com | Apakah dasar filosofis dari penelitian kualitatif itu? Sekurang kurangnya ada empat dasar filosofis yang berpengaruh dalam penelitian kualitatif, yaitu sebagai berikut:

Penelitian kualitatif

1. Fenomenologis, yang berpendapat bahwa kebenaran sesuatu itu dapat diperoleh dengan cara menangkap fenomena atau gejala yang memancar dari objek yang diteliti. Apabila peneliti melakukan penangkapan secara profesional, maksimal dan bertanggung jawab, maka akan dapat diperoleh variasi refleksi dari objek. Bagi obiek manusia, gejaIa dapat berupa mimik, pantomimik, ucapan, tingkah laku, perbuatan, dan lain-lain. Tugas peneliti adalah memberikan interpretasi terhadap gejala tersebut.

2. Interaksi simbolik, yang merupakan dasar kajian sosial yang sangat berpengaruh dan digunakan dalam penelitian kualitatif. Beberapa ahli yang terkenal antara lain John Dewey dan Blumer H. Ahli yang kedua ini telah menyempurnakan pandangan interaksi simbolik dengan membagi tiga prinsip arti simbol yang diberikan oleh responden. Ketiga prinsip atau premis dimaksud adalah sebagai berikut.
a. Dasar manusia bertindak adalah untuk memenuhi kepentingannya.
Dalam memberikan interpretasi tindakan atau fenomena, peneliti perlu sekali mengetahui proses atau sekuensi dari tindakannya.
b. Proses suatu tindakan seseorang pada prinsipnya merupakan produk atau hasil proses sosial ketika orang tersebut berinteraksi dengan orang lain. Dalam memberikan interpretasi gejala, peneliti harus tepat mempertimbangkan hasil interaksi yang mempengaruhinya.
c. Manusia bertindak dipengaruhi oleh fenomena lain yang muncul lebih dulu atau bersamaan. Oleh karena itu, peneliti perlu memperhatikan fenomena atau gejala yang berkaitan dan mempengaruhi munculnya gejala tersebut.

3. Kebudayaan sebagai sesuatu yang merupakan hasil budi daya manusia yang mewujud dalam tingkah laku atau benda, bahasa, simbol, dan lain-lain. Kebudayaan tersebut mel ingkungi manusia sehingga berpengaruh terhadap perilaku dan tindakan manusia. Oleh karena itu jika peneliti ingin memperoleh data yang akurat dan rinci perlu sekali mempelajari latar belakang kebudayaan responden, dan lebih baik lagi jika sanggup meluangkan waktu hidup bersama mereka beberapa lama.

4. Antropologi yaitu dasar filosofis yang fokus pembahasannya berkaitan eratdengan kegiatan manusia, baik secara normatif maupun historis. ltulah sebabnya peneliti perlu sekali peduli terhadap tindakan manusia di masa lalu dan kelanjutannya. Untuk menghasilkan gambaran yang tepattentang fenomena antropologis peneliti menggunakan pendekatan …31

induktif, dalam lingkup yang tidak terlalu luas, f1eksibel, dan kontekstual. Dengan demikian peneliti dapat mendeskripsikan data secara tuntas berbentuk thick description, atas dasar fenomena yang ia jumpai di lapangan. Perumpaan yang sederhana bagi data peneh’tian kualitatif adaIah bahwa data tersebut berlapis-lapis seperti ”umbi bawang”. Dalam pada itu peneliti mengupas lapisan umbi satu per satu untuk ditarik sebuah interpretasi yang komprehensif dan solid. …32.

Sumber:
Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Hal.30-32.

Keyword terkait:
penelitian kualitatif menurut para ahli, penelitian kualitatif dan kuantitatif, penelitian kualitatif adalah, penelitian kualitatif pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *