Prinsip Penilaian Pada Pembelajaran Tematik

Prinsip Penilaian Pada Pembelajaran Tematik
Prinsip Penilaian Pada Pembelajaran Tematik - AsikBelajar.Com. Menurut Trianto (2007:87), dalam melaksanakan penilaian hendaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain, sebagai berikut:
  1. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.
  2. Penilaian menggunakan acuan kriteria, yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.
  3. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik.
  4. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tidak lanjut. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remidi bagi peserta didik yang pencapaiannya di bawah kriteria ketuntasan, dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah mencapai kriteria ketuntasan.
  5. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran.
Lebih lanjut dapat dijelaskan prinsip-prinsip penilaian, yang secara keseluruhan harus memperhatikan beberapa hal dalam melaksanakan penilaian antra lain adalah:
  1. Berorientasi pada kompetensi.  Penilaian harus mampu menentukan apakah siswa telah mencapai kompetensi yang dimaksud dalam kurikulum.
  2. Menyeluruh.  Penilaian hendaknya menilai siswa secara menyeluruh, mencakup semua aspek perilaku yakni kognitif, afektif dan psikomotor.
  3. Valid. Penilaian harus dapat memberikan informasi yang akurat tentang hasil belajar siswa.
  4. Adil dan terbuka. Penilaian harus adil terhadap semua siswa dan semua kriteria dan pengsambilan keputusan harus jelas dan terbuka bagi semua pihak.
  5. Mendidik.  Penilaian merupakan penghargaan bagi siswa yang berhasil dan sebagai pemicu bagi siswa yang kurang berhasil.
  6. Berkesinambungan. Penilaian hendaknya dilakukan secara terencana dan terus-menerus.
  7. Bermakna. Penilaian yang dihasilkan diharapkan benar-benar menggambarkan perilaku yang sesungguhnya dari siswa.  Karena tidak ada satupun bentuk penilaian yang dapat menghadirkan gambaran otentik, makadiharapkan guru menggunakan berbagai bentuk penilaian.
Diresume dari :
Trianto, M.Pd (2010) berjudul Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik. Penerbit : PT. Prestasi Pustakaraya - Jakarta. Hal.223-224.
0 Comments for "Prinsip Penilaian Pada Pembelajaran Tematik"

Berikan Komentar Terbaik Anda Disini [NO SPAM, SARA n PORN]. Terima Kasih

Back To Top